
Ilustrasi panic buying di salah satu SPBU. Inzet: Wabup Tapteng memberikan keterangan resmi.(Foto: humas/mol)
TAPTENG | Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi Lubis menghimbau seluruh warga Kabupaten Tapteng agar tidak panik terkait isu keterbatasan stok bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di tengah masyarakat.
Himbauan tersebut disampaikan Mahmud Efendi Lubis melalui sebuah video yang direkam di ruang kerja Wakil Bupati dan diunggah langsung melalui akun Facebook pribadinya pada Jumat pagi (6/3/2026).
Dalam pernyataannya, Wakil Bupati menjelaskan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah telah melakukan koordinasi dengan pihak Depo Pertamina Sibolga terkait kondisi stok BBM di wilayah tersebut.
Dari hasil koordinasi tersebut dipastikan bahwa ketersediaan BBM dalam kondisi aman dan tidak mengalami kendala distribusi.
“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah telah berkoordinasi dengan Depo Pertamina Sibolga dan memastikan bahwa stok BBM dalam kondisi aman serta tidak ada kendala,” ujar Mahmud Efendi Lubis dalam video tersebut.
Berdasarkan data yang disampaikan, saat ini ketersediaan BBM di wilayah tersebut meliputi Pertalite sebanyak 1.832 kiloliter, Bio Solar 2.140 kiloliter, serta Pertamax 2.633 kiloliter.
Selain itu, distribusi BBM juga dipastikan berjalan normal. Kapal pengangkut BBM dijadwalkan datang secara rutin hingga empat kali dalam satu bulan guna memastikan pasokan tetap terjaga.
Saat ini, proses distribusi juga sedang berlangsung melalui kegiatan pembongkaran stok BBM dari truk tangki menuju pelabuhan untuk selanjutnya didistribusikan ke sejumlah SPBU di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah.
Melalui kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengajak masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum tentu kebenarannya.
“Kami mengajak masyarakat, khususnya di Kabupaten Tapanuli Tengah, agar tidak mudah termakan isu. Mari bijak dalam menelaah setiap informasi atau berita dan tidak terpengaruh oleh hoaks yang beredar di media sosial maupun di lingkungan sekitar,” tutupnya.
Dengan pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah ini, kiranya memberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat terkait isu yang berkembang saat ini, sehingga diharapkan situasi bisa tetap aman, kondusif, dan tenteram.(YS/JS)
