-->

Transparansi Bulog dan Pemkab Tapteng dalam Penyaluran Beras Korban Bencana jadi Sorotan

Sebarkan:

Gudang Perum Bolog Cabang Sibolga. (mol/ys)
TAPTENG | Transparansi data penyaluran bantuan beras bagi warga terdampak bencana alam masa transisi pemulihan yang dinakhodai Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Sibolga dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng), Sumatera Utara (Sumut) jadi sorotan.

Pasalnya, konfirmasi awak media mengenai rincian Delivery Order (DO) pengambilan beras per desa/kelurahan, sejak Senin (2/3/2026) hingga, Rabu malam (4/3/2026), belum dijawab secara tuntas.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Kadis Ketapang) Tapteng Siti Alam Siregar kebetulan berada di ruang kerja Asisten II Setdakab Basyri Nasution, hanya menyerahkan data total penyaluran bantuan beras per kecamatan serta daftar kecamatan telah melakukan pengambilan maupun yang belum. 

Siti Alam Siregar menegaskan, pihaknya tidak memiliki data DO pengambilan per desa/kelurahan, khususnya apabila pengambilan bantuan dilakukan langsung ke gudang Bulog. Menurutnya, dokumen teknis pengeluaran barang dari gudang berada pada otoritas pihak penyedia.

Bulog

Secara terpisah, para jurnalis juga telah melakukan upaya konfirmasi. Namun Kepala Perum Bulog Cabang Sibolga Junaidi Damanik sedang berada di luar kantor untuk urusan dinas. Walau demikian, ia mengetahui kedatangan media dan mengarahkan stafnya untuk berkoordinasi.

Dalam komunikasi awal, salah seorang staf Bulog mengakui bahwa terdapat sejumlah desa yang melakukan pengambilan bantuan beras langsung ke gudang. Sedangkan detail jumlah pengambilan beras bantuan pemerintah tersebut, harus menunggu persetujuan pimpinan.

Namun, Rabu malamnya (4/3/2026) saat dikonfirmasi atas pemberitaan yang telah tayang lewat pesan teks WhatsApp (WA), Junaidi Damanik mengatakan, hal berbeda.

“Tim saya sudah memberikan data penyaluran beras untuk bencana alam. Kalau yang diminta data per kecamatan, data tersebut tidak ada di Bulog. Silakan ke kantor bupati atau dinas yang menangani bencana alam karena pembagiannya ada di instansi tersebut,” tegasnya.

Padahal sebelumnya Kadis Ketapang Siti Alam Siregar menyatakan, tidak memegang dokumen DO pengambilan per desa apabila proses pengambilan dilakukan langsung ke gudang Bulog.

Sampai jelang siang tadi Metro-Online.Co belum mendapatkan informasi DO beras bantuan pemerintah kepada warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Tapteng. (YS/RS)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini