![]() |
| Foto: Lokasi Kecelakaan Mitsubishi Xpander Tertabrak Kereta Api (mol/seklawan) |
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang SIK SH MM melalui Kapolsek Serbelawan AKP Gunawan Sembiring SH MM, Sabtu (7/3/2026) sekira pukul 16.25, kepada Metro Online menjelaskan, mobil yang tertabrak kereta api jenis minibus Mitsubishi Xpander hitam nopol BK 1720 ACJ.
Mobil naas ini dikemudikan Friska br Siagian, 27, wiraswasta, warga Perumahan Intisari, Jalan Inti Sari, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, berpenumpang Pebri Ester Jelita Dohare, 25, wiraswasta, warga Jalan Mangga, Kelurahan Parhorasan Nauli, Kecamatan, Siantar Marihat Kota Pematangsiantar.
Sesuai keterangan saksi mata. Sebelum kejadian, pengemudi mobil Mitsubishi Xpander yang melaju dari arah Jalan Karya hendak melintasi rel tanpa palang neng nong (Pintu Perlintasan).
Naas. Ketika mobil melintasi rel, saat bersamaan dari arah Medan menuju Pematangsiantar melaju satu rangkaian kereta api pengangkut peti kemas (kontainer_red) nomor KLB V1/10802.
Petaka tidak tertolak. Belum sempat menyudahi lintasan rel, kepala kereta api serta merta menabrak bagian belakang mobil.
Akibat sambaran keras kereta api menyebabkan mobil terhempas dan berputar arah hingga bagian depan mobil berbenturan lalu terseret gerbong belakang kereta api ke arah Pematangsiantar. Akibatnya fatal, pengemudi mobil Xpander dan penumpang mengalami luka trauma serius.
Tidak buang waktu. Begitu menerima laporan kejadian, Kapolsek Serbelawan AKP Gunawan Sembiring bersama personel bergerak cepat ke lokasi seraya berkoordinasi dengan Kasat Lantas Polres Simalungun Iptu Devi Siringoringo SSos SH MH.
Disebut AKP Gunawan. Setiba di TKP, pihaknya mendapati mobil korban dalam kondisi ringsek berat dibagian depan dan belakang dengan posisi berada di sisi kiri rel arah Pematangsiantar.
Kapolsek mengungkapkan, meski mengalami luka-luka, pengemudi dan penumpang didapati dalam kondisi sadar yang kemudian dievakuasi ke RS Murni Teguh, Kota Pematangsiantar.
Usai melarikan kedua korban ke rumah sakit serta olah TKP, Sat Lantas Polres Simalungun bersama Polsek Serbelawan bekerja keras mengevakuasi mobil Mitsubishi Xpander guna diamankan ke Unit Gakkum sebagai barang bukti untuk penyelidikan dan penanganan kasus.
Atas insiden ini, Kapolsek Serbelawan AKP Gunawan Sembiring mengimbau nasyarakat khususnya pengguna jalan agar senantiasa waspada dan berhati-hati berkendara terlebih saat akan melintasi jalur kereta api tanpa palang neng nong.
"Kejadian ini diharapkan menjadi cermin dan pelajaran serta pengalaman untuk kedepannya agar tidak terulang. Tetap waspada dan berhati-hati. Lebih baik mengutamakan keselamatan daripada mengejar kecepatan," ujar AKP Gunawan Sembiring prihatin.
Bersama Kapolsek Serbelawan AKP Gunawan Sembiring SH MM dan Kasat Lantas Polres Simalungun Iptu Devi Siringoringo SSos SH MH, olah TKP dan evakuasi korban melibatkan, Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun Ipda Yancen Hutabarat SH dan personel.
Kemudian personel Polsek Serbelawan, Kanit Sabhara Ipda Masa Selitari SH. Ps.Kanit Intel Aiptu Sutiono. Ka SPK Aiptu Citro Winarto. Bhabinkamtibmas Aiptu Bambang Irawan. Bripka Lian serta Kapos Lantas Simpang Dolok Merangir Aipda Chandra Saragih (bay/bay)

