![]() |
| Bupati Taput Jonius Taripar Hutabarat kunjungan kerja ke MPP Badung, Propinsi Bali, Selasa (10/3/2026).(Foto: diskominfo/mol) |
Kunjungan ini bertujuan menimba pengalaman langsung terkait pengembangan MP dan menjajaki kolaborasi lintas sektor, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Taput.
“Saya ingin memastikan pelayanan publik di Taput semakin cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat, pengalaman Pemkab Badung yang telah menerapkan 151 layanan publik terintegrasi menjadi pelajaran berharga,” kata Jonius.
Kunjungan lapangan menyoroti beberapa inovasi Pemkab Badung, termasuk pengelolaan UMKM yang terpusat, integrasi layanan Posyandu dengan MPP, serta sistem pengaduan masyarakat berbasis online yang diselesaikan dalam 1x24 jam.
Selain itu, Jonius meninjau secara langsung pengelolaan sampah dan tantangan infrastruktur, termasuk kemacetan di kawasan pariwisata dan ketersediaan air bersih, yang semuanya dikelola dengan pendekatan berbasis masyarakat dan OPD.
Jonius menekankan kesamaan karakter masyarakat Badung dan Taput, yakni kuatnya ikatan budaya dan potensi pertanian yang tinggi, dengan belajar dari model Pemkab Badung.
Taput dapat mengadaptasi sistem pelayanan publik yang lebih efisien dan berdaya guna, termasuk integrasi Posyandu, MPP, dan inovasi pelayanan berbasis digital.
Kunjungan itu ditutup dengan peninjauan Gedung MPP Puspem Kabupaten Badung, Jalan Raya Sempidi Nomor 43 Mengwi.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemkab Taput untuk terus meningkatkan kualitas pemerintahan dan pelayanan publik, sekaligus memperkuat kolaborasi antar daerah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. (as/as)

