![]() |
| Pelajar membawa pulang MBG yang disalurkan SPPG Kota Galuh 2 di bulan suci ramadan, Rabu (25/2/2026).(mol/dok.SPPG Kota Galuh). |
Kepala SPPG Kota Galuh 2 Perbaungan, Nadia Pratiwi SKom kepada metro-online.co, Rabu (25/2/2026), di Perbaungan, mengatakan layanan pemenuhan gizi tidak mengalami perubahan meski berada dalam suasana ibadah puasa.
“Program MBG tetap berjalan seperti biasa. Kami ingin memastikan para penerima manfaat, khususnya pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, tetap memperoleh asupan gizi yang cukup selama Ramadan,” ujarnya.
Total penerima manfaat program MBG di SPPG Kota Galuh 2 mencapai 2.908 orang, terdiri dari 2.085 siswa jenjang TK, SD, SMP hingga SMK, serta 823 kelompok rentan yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Untuk pelajar, pendistribusian dilakukan setiap hari ke sekolah dengan menu yang disesuaikan untuk kebutuhan berbuka puasa. Paket makanan meliputi roti produksi UMKM, susu, telur, buah, dan kacang-kacangan yang memiliki kandungan gizi seimbang serta daya tahan konsumsi yang aman.
Sementara itu, bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, penyaluran dilakukan dengan sistem rapelan setiap tiga hari sekali guna menjaga efisiensi distribusi sekaligus memastikan kualitas makanan tetap terjaga.
Program MBG yang tetap berjalan selama Ramadan ini diharapkan mampu mendukung pemenuhan gizi masyarakat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Serdangbedagai, khususnya bagi generasi muda dan kelompok rentan.
Selain itu, pihak SPPG Kota Galuh 2 juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada umat Muslim, khususnya para penerima manfaat program MBG yang dilayani SPPG Kota Galuh 2.(HR/HR)

