
Tim inafis melakukan olah TKP.(Foto: David/mol)
BATUBARA | Warga Dusun Ladang Lawas, Desa Pasar Lapan, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, gempar. Seorang pria ditemukan tewas di dalam rumahnya, Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Korban teridentifikasi bernama Robby Kurniawan, 28. Jasadnya pertama kali ditemukan sang adik, Nasrullah, saat baru pulang ke rumah. Nasrullah mendapati kakaknya sudah tidak bernyawa dengan kondisi tergantung menggunakan tali nilon biru di kusen pintu dapur.
Saksi segera memberitahu ayahnya, Refdinal, yang kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Indrapura.
Menindaklanjuti laporan, Kanit Reskrim Polsek Indrapura, IPDA E Hutabarat, bersama personel Unit Reskrim dan Tim Inafis Polres Batubara langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengevakuasi jenazah.
Jenazah korban dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Batubara untuk pemeriksaan visum et repertum (ver) guna memastikan penyebab kematian.
Kanit Reskrim Polsek Indrapura, Ipda E Hutabarat menjelaskan, motif korban mengakhiri hidup diduga kuat karena tekanan ekonomi. Hal ini dikuatkan dengan temuan selembar surat yang ditinggalkan korban di lokasi kejadian.
"Dalam surat tersebut tertulis korban terlilit utang dan telah menggadaikan satu unit sepeda motor," ujar Hutabarat, Minggu (11/1/2026).
Selain faktor ekonomi, keterangan saksi menyebutkan kondisi kesehatan korban menurun dalam sepekan terakhir. Korban diketahui menderita demam, lemas, dan pilek yang tak kunjung sembuh selama enam hari.
Berdasarkan hasil visum luar tim medis, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Mengenai darah yang keluar dari mulut dan hidung, medis memastikan hal tersebut akibat pecahnya pembuluh darah, yang lazim terjadi pada kasus gantung diri.
"Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini murni sebagai musibah," tegas Hutabarat.
Polisi menyimpulkan tidak ada unsur tindak pidana dalam peristiwa ini dan jasad korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (Ds/ja)
