-->

Pemkab Langkat Data Rumah Hanyut dan Rusak Berat di Besitang

Sebarkan:

 

Puluhan warga terdampak banjir bandang mengikuti sosialisasi bantuan perbaikan rumah hanyut dan rusak berat, yang disampaikan pejabat Pemerintah Kabupaten Langkat, Selasa (6/1/2026) bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kecamatan Besitang. (Foto mol/Lesman Simamora)


LANGKAT | Pascabanjir bandang Nopember 2025 lalu, Pemerintah Kabupaten Langkat lakukan pendataan rumah yang hanyut dan rusak berat di sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Selasa (6/1/2026).

Di hadapan puluhan korban banjir, Staf Ahli Pemkab Langkat, Drs T Muhammad Auzai menjelaskan, rumah warga yang hanyut dan rusak berat akan diperbaiki.
Untuk mendapatkan bantuan, dia meminta warga korban banjir agar secepatnya memberikan data yang dibutuhkan. "Berikan data yang sebenarnya, jangan direkayasa," ucapnya.

Lebih lanjut, katanya, rumah yang hanyut atau rusak berat khususnya yang terletak di bantaran sungai dan di sekitar jalur kereta api itu akan direlokasi ke Desa Lubuk Kasih, Kecamatan Brandan Barat, dan ke kecamatan lainnya.

Tapi kalau posisi rumah berada di tanah hak milik, dan lokasinya relatif jauh dari bantaran sungai dan rel kereta api, sesuai aturan yang berlaku, maka rumah yang hanyut atau rusak berat akan dibangun di tempat semula,” sebutnya.
Selain bantuan bangunan rumah yang telah disiapkan pemerintah, lanjutnya lagi, sertifikat rumah tersebut juga akan disiapkan.

“Pemerintah tidak akan memberikan bantuan rumah jika lokasinya dekat dengan bantaran sungai atau rel kereta api. Artinya bantuan bangunan rumah harus sesuai aturan,” terangnya.

Sementara itu, Camat Besitang, Restra Yuda yang dikonfirmasi Metro Online mengatakan, jumlah rumah yang rusak berat dan hanyut sejumlah 359 di sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Besitang.

Menurut Camat, bangunan rumah yang masuk kategori rusak berat, itu kerusakannya di atas enam puluh persen. "Kalau di bawah enam puluh persen kerusakannya, itu tidak masuk rusak berat," katanya.

Disinggung apakah warga korban banjir yang rumahnya rusak sedang dan ringan, juga mendapat bantuan ? "Untuk tahap pertama ini kita diperintahkan mendata rumah yang hanyut dan rusak berat," ujarnya.

"Bantuan pemerintah untuk rumah yang rusak sedang dan ringan, itu mudah-mudahan ada, kita lihat aja nanti ya," katanya, seraya berharap bantuan perbaikan rumah dalam waktu dekat ini akan direalisasikan.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Langkat, menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada warga yang terdampak banjir bandang, pemilik rumah yang hanyut dan rusak berat.

Surat-surat berharga, seperti KTP, KK dan lainnya yang hilang/rusak pascabanjir, juga akan diganti. "Besok petugas Disdukcapil Langkat akan turun ke Kecamatan Besitang,” ujarnya mengingatkan warga. 

Sementara Mendagri, Tito Karnavian dalam siaran pers-nya belum lama ini mengatakan, bantuan rumah rusak sedang/ ringan akan diberikan bantuan tunai untuk perbaikan. 

Bahkan Mendagri meminta warga yang terdampak agar segera memberikan data cepat dari daerah, dengan persetujuan kepala desa sebagai jalan pintas validasi awal.

“Ada ratusan warga yang terdampak pascabanjir di Kecamatan Besitang yang berharap bantuan pemerintah untuk perbaikan rumah rusak sedang dan ringan, ucap salah seorang tokoh masyarakat di daerah itu,” pungkas Ramlan AZ kepada Metro Online.(Lesman/mp)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini