-->

Liburan Tahun Baru 2026, Warga Serbu Wisata Pantai Labu

Sebarkan:

Foto : Warga Liburan di Pantai Labu Deliserdang ( MOL/GN)
DELISERDANG | Bagi warga lokal yang menghemat pengeluaran namun bisa menikmati liburan Tahun Baru 2026, banyak memilih objek wisata tepi laut di pesisir Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang. Hal itu sebagaimana tampak pada suasana, Sabtu (3/1/2025).

Ada sejumlah pantai wisata yang dibuka untuk menampung warga yang hendak berwisata menikmati suasana tepi pantai, di antaranya di Pantai Serambi Deli dan Pantai Monyet.

Umumnya pengunjung adalah warga lokal dan warga dari sekitaran Lubuk Pakam, Beringin, Galang, Percut Sei tuan, Batang Kuis dan Tanjung Morawa. Hanya beberapa orang saja dari luar kota yang datang liburan di sana.

Meski tak bisa mandi -mandi karena airnya yang keruh berlumpur, namun wisata di pesisir Pantai Labu ini punya keunikan dan sensasi sendiri. Di antaranya memancing ikan bagi yang hobi, bisa mencari kerang-kerangan ketika air surut, atau hanya sekedar bermain pasir di tepi laut sambil merasakan hembusan angin sembari melihat ombak dan melihat monyet liar.

Untuk harga tiket relatif terjangkau hanya Rp.5.000 per kendaraan sehingga objek wisata ini ramai dikunjungi warga yang ingin berliburan dengan budget murah meriah.

"Ya untuk sekedar liburan bersama keluarga yang murah meriah tapi bisa bersantai lihat laut, wisata pantai Serambi Deli dan Pantai Monyet di Pantai Labu ramai pengunjung sejak liburan Natal hingga tahun baru saat ini, diprediksi masih akan ramai hingga Minggu besok," kata Udin warga setempat.

Dengan meningkatnya aktivitas warga di lokasi objek wisata tepi laut di wilayahnya, Kapolsek Pantai Labu Iptu Sujarwo rutin melakukan pengecekan dan himbauan pada para pengunjung agar berhati-hati dan tidak perlu mandi-mandi bila air pasang laut naik demi menjaga keselamatan.

"Kita pantau aktivitas warga, dan kami menghimbau pada para pengunjung wisata agar berhati hati juga awasi anak anak jangan mandi-mandi laut bila air masih pasang untuk menghindari hal hal yang tak diinginkan," pungkasnya.(GN)



Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini