![]() |
| Kepala Lapas Kelas I Medan Fonika Affandi saat menerima kunjungan rombongan Disdikbud Kota Medan. (mol/lagusta) |
Hal tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung pada Selasa (27/1/2026).
Disdikbud Kota Medan dipimpin Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal (PNf) Ismail Marzuki, bersama jajaran.
Pertemuan menitikberatkan pada rencana pelaksanaan pendidikan kesetaraan Paket B dan Paket C, serta program pelatihan kemandirian sebagai bagian dari pembinaan di Lapas Kelas I Medan.
Kepala Lapas Kelas I Medan Fonika Affandi menegaskan, bahwa sinergi lintas sektor ini menjadi upaya penting dalam pemenuhan hak dasar WBP, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan keterampilan.
“Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan bekal pengetahuan dan keahlian bagi Warga Binaan, sehingga mereka lebih siap saat kembali ke tengah masyarakat,” ungkapnya.
Di sisi lain, Ismail Marzuki menyampaikan komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan untuk mendukung penuh program pendidikan kesetaraan dan pelatihan di lingkungan pemasyarakatan.
“Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan, termasuk Warga Binaan. Kami siap berkolaborasi untuk memastikan hak tersebut terpenuhi,” ujarnya.
Melalui rencana kerja sama ini, pembinaan di Lapas Kelas I Medan diharapkan semakin berkualitas, berorientasi pada kemandirian, serta berkelanjutan. (RobS/RS)

