
Karyawan Tenaga Harian Lepas (THL) yang gotong royong bersihkan objek wisata Pantai Indah Pandan (PIP) yang di genangi sampah akibat bencana 25 November 2025 lalu
TAPTENG | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tapanuli Tengah melalui Karyawan Tenaga Harian Lepas (THL) melaksanakan kegiatan pembersihan sampah di kawasan Objek Wisata Pantai Indah Pandan (PIP), Kamis (15/1/2026) sore.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut pascabencana alam yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Pantauan Metro-Online.co di lokasi, tumpukan sampah kiriman berupa kayu gelondongan, batang pohon, ranting, serta limbah plastik menutupi sepanjang kawasan pesisir pantai PIP. Para petugas terlihat bekerja secara gotong royong, mulai dari mencangkul sampah yang tertimbun pasir hingga mengangkat dan memasukkannya ke dalam bak mobil Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Tapanuli Tengah yang stanby dan digunakan.
Sampah yang telah dikumpulkan selanjutnya diangkut menggunakan armada operasional DLH dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Aek Nabobar sesuai prosedur pengelolaan sampah yang berlaku.
Pengawas lapangan DLH Tapanuli Tengah Askal Sihite mengatakan kegiatan pembersihan di kawasan Pantai Indah Pandan telah dilakukan secara bertahap sejak beberapa hari setelah bencana terjadi.
“Sekitar sepuluh hari pascabencana, kami sudah mulai melakukan pembersihan di Pantai PIP. Kegiatan ini terus berjalan hingga saat ini. Selain di Pantai Indah Pandan, pembersihan juga dilakukan di sejumlah titik lain yang terdampak,” ujar Askal Sihite.
Ia menambahkan, kegiatan pembersihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memulihkan fungsi kawasan wisata yang terdampak bencana.
Melalui kegiatan tersebut, DLH Tapanuli Tengah berharap kondisi Pantai Indah Pandan dapat kembali bersih, tertata, dan aman untuk dikunjungi masyarakat serta wisatawan.(YS/JS)
