![]() |
| Kabid Informasi dan Komunukasi Publik Dinas Kominfo Provinsi Sumut Porman Mahulae, sedang mengadakan wawancara dengan peserta UKW tingkat muda, Selasa (9/12/2025). (mol/halasan r) |
Pada kegiatan UKW itu, Panitia memberi kesempatan kepada wartawan yang ikut UKW tingkat muda untuk melakukan kepada wawancara Kabid Informasi dan Komunukasi Publik Dinas Kominfo Provinsi Sumut Porman Mahulae, sekitar pendataan dan penanggulangan terhadap masyarakat di daerah yang terdampak bencana di Sumut.
Di kesempatan itu Porman mengatakan tema wawancara hari ini tentang update input data bencana. Dia menyampaikan Gubenur Sumatera Utara M Bobby Afif Nasution SE MM membentuk tim kerja kedarutan bencana yang berposko di Gedung Warga, Jalan Ahamad Yani, Medan.
Kami, (ucap Porman), bertugas menyampaikan data berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara sebagai Pusat Pengendaluan Operasi (Pusdalops) bencana. Berdasar dari data hari ini pukul 8.00 terdata jumlah kabupaten yang terdampak bencana 13 dan Kota 5.
"Jadi 18 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara mengalami dampak bencana alam. Dari data korban terdampak bencana 434.264.000 jiwa atau 1,6 juta Kepala Keluarga (KK) . Untuk korban jiwa berkisar 398, luka-luka 637 jiwa, dan yang belum di ketahui 138 jiwa," jelasnya.
Porman juga mengabarkan kalau jalan menuju daerah terdampak bencana saat ini sedang diperbaiki. Bantuan kepada korban terdampak bencana sementara di kirim melalui udara dan bahan bantuan sekarang berada di hanggar bandara Adi Suwondo. Bantuan melalui jalur darat sudah bisa ditembus tetapi melalui jalur alternatif sudah bisa ditembus di pusat kota saja.
"Saat ini, sudah tertembus sebahagian jalur transportasi darat melalului jalan alternatif. Dan bantuan sudah berjalan perlahan melalui jalur itu sembari perbaikan jalur nornal seperti biasa," ungkapnya.
Estimasi terakhir kerugian akibat bencana yang bersumber dari dana APBN dan APBD sekitar 16,81 triliun. Beberapa aspek yang mengalami kerusakan terdiri infrastruktur jalan dan jembatan, ekonomi, umkm, perkebunan, pertanian, pendidikan, kesehatan, rumah ibadah, serta perumahan masyarakat.(HR/HR).

