Akibat Jembatan Titi Panjang terputus diterjang banjir, Kades Sei Meran berinisiatif membangun jembatan darurat dengan menggunakan material pohon kelapa. (Foto :dok kades/mol/lesman)
LANGKAT | Jembatan Titi Panjang terputus diterjang banjir bandang pekan lalu, tepatnya di Dusun IV Sei Meran, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat.
"Iya, jembatan itu terputus akibat diterjang banjir pekan lalu," ungkap Kades Sei Meran, Taupik kepada Metro Online, Senin (8/12/2025) di Besitang.
Untuk membuka akses jalan sementara, Kades, Taupik berinisiatif untuk membangun jembatan darurat dengan menggunakan material pohon kelapa.
Selain untuk kepentingan umum, jembatan darurat itu dibangun, kata dia, juga untuk mobil ambulance yang membawa keluar orang sakit dari desa ke Rumah Sakit Umum di Stabat atau ke Medan.
Jembatan alternatif yang dibangun dengan menggunakan material pohon kelapa itu menghubungkan dua kecamatan. Yaitu, Pangkalansusu dengan Besitang.
Selain fisik jembatan rusak, yang membuat kondisi jembatan memprihatinkan, juga diperparah akibat tanah pada sisi kiri-kanan pondasi jembatan itu longsor.
Jika pemerintah tidak segera melakukan perbaikan, termasuk memasang turap pada sisi kiri -kanan jembatan, maka badan jembatan itu dikuatirkan akan ambruk ke dasar sungai.
Untuk itu, Kades Taupik berharap jembatan penghubung antara Kecamatan Pangkalansusu dengan Kecamatan Besitang itu segera diperbaiki agar akses jalan masyarakat bisa normal kembali.(lesman/mp)

