-->

Dahulu Kualasimpang Sekarang Disebut "Kualalumpur"

Sebarkan:

 

Kondisi warga dusun III desa Perdamean, Aceh Tamiang Sabtu 20 Desember 2025 masih tinggal di tenda pengungsian (poto mol/Haloho)


ACEH TAMIANG | Dahulu Kualasimpang dan saat ini disebut "Kualalumpur". Demikian dikatakan Suaidah, 45, warga Dusun III, Desa Perdamean, Kecamatan Kota Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang kepada Metro Online, Sabtu (20/1/2025).

Ungkapan tersebut diutarakan Suaidah meluapkan emosinya kepada pemerintah yang tidak pernah turun ke dusun III tempat tinggal warga yang saat ini masih penuh lumpur di dalam rumah warga.

Saat ini ketebalan lumpur di lantai rumah warga antara 10 cm sampai 30 cm. Sementara Suaidah sampai saat ini masih tinggal di camp pengungsian yang tidak jauh dari bekas rumahnya yang sudah rata lumpur, tidak ada lagi dinding dan atapnya akibat disapu banjir bandang beberapa waktu lalu.

Suaidah yang sampai saat ini sudah 20  hari tinggal di camp pengungsian pasca banjir bandang, dia mengaku  sembari mengeluhkan  kalau sampai saat ini belum ada mendapat bantuan yang berarti dari pemerintah.

Hal serupa dikatakan Ani warga yang sama. Dia mengamini perkataan Suaidah terkait bantuan dari Pemerintah yang hanya 5 kilo gram beras dibagi dua  kepala keluarga. Jadi sampai saat ini mereka baru hanya mendapat bantuan 2,5 kilo gram  beras, 3 bungkus mie instan dan 6 butir telur.

Kata mereka, seandainya Pemerintah Pusat menetapkan status bencana ini menjadi bencana Nasional, pasti bantuan berdatangan dari negara lain. Sehinga lumpur-lumpur dan sampah yang tebal serta perekonomian dapat secepatnya normal.

"Kalau seperti ini cara untuk pemulihan kebersihan mungkin tiga bulan ke depan atau empat bulan baru bisa teratasi, belum lagi pemulihan mental dan ekonomi warga," kata Suaidah dan Ani.

Warga Dusun Tiga Desa Perdamean ini  berharap pemerintah jangan hanya pedulikan warga yang berada di sekitaran kota dan jalan protokol saja. "Kami juga warga yang di dalam gang-gang perlu dipedulikan dan diperhatikan," pinta mereka kesal.(haloho/mp)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini