![]() |
| Foto: Unit Reskrim Polsek Perdagangan Bekuk Tiga Remaja Begal Sepeda Motor Disertai Penganiayaan Korban (mol/dok-sek dagang) |
Ketiga tersangka masing-masing berinisial FWM alias Felix,17, FKS alias Fans,17, dan OSS alias Ogeg alias Sergio,17. Mereka diketahui berdomisili di Jalan Sandang Pangan Ujung, Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Selain merampas sepeda motor, komplotan ini juga melakukan penganiayaan brutal terhadap korban, Muhammad Rifal Rahmadani, 24, karyawan swasta asal Kabupaten Deli Serdang.
Kapolsek Perdagangan AKP Ibrahim Sopi SH MH, Rabu (17/12/2025), menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (12/12/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.
Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Honda CBR nomor polisi E 4750 BY berboncengan dengan rekannya, Ananda Ashari, melintas di Jalan Baru, Kelurahan Perdagangan III.
“Dari arah belakang, datang dua pelaku mengendarai sepeda motor Supra X 125 dan langsung menendang motor korban hingga terpaksa berhenti,” jelas AKP Ibrahim Sopi.
Dengan modus pura-pura meminta rokok, pelaku memancing cekcok. Situasi kemudian memanas dan berujung pada penganiayaan.
Korban dipukul dan dihantam menggunakan benda keras hingga mengalami luka di bagian pelipis, mata kanan serta kepala membengkak dan mengalami trauma.
Tidak hanya dianiaya, sepeda motor korban juga dibawa kabur sehingga korban mengalami kerugian materi sekitar Rp15 juta.
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polsek Perdagangan pada Sabtu (13/12/2025). Menindaklanjuti laporan itu, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Perdagangan yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Gerry D Simanjuntak SH langsung melakukan penyelidikan intensif.
Polisi berhasil mengidentifikasi lima pelaku, dan tiga di antaranya berhasil ditangkap pada hari yang sama.
Dari hasil interogasi, terungkap, Liot Hutagaol (DPO) merupakan otak utama aksi begal tersebut.
Liot disebut menendang sepeda motor korban dan memicu pertengkaran sebelum menghantam kepala korban menggunakan tanah liat keras. Sementara pelaku lainnya ikut memukul dan meninju korban hingga tak berdaya.
Setelah itu, para pelaku melarikan sepeda motor ke arah Perkebunan Bah Lias, mencopot pelat nomor polisi serta mengutak-atik kelistrikan agar motor bisa dihidupkan tanpa kunci.
“Sepeda motor hasil kejahatan kemudian dibawa ke wilayah Martubung, Medan Labuhan lalu digadaikan seharga Rp500 ribu, dengan pembagian masing-masing pelaku Rp100 ribu,” ungkap Kapolsek.
Berbekal informasi ini, Tim Opsnal Polsek Perdagangan berkoordinasi dengan Polres Belawan hingga akhirnya sepeda motor korban berhasil ditemukan dan diamankan.
Atas keberhasilan ini, korban mengaku lega dan mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.
“Saat ini ketiga tersangka beserta barang bukti sepeda motor telah diamankan di Polsek Perdagangan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” tegas AKP Ibrahim Sopi.
Kapolsek menambahkan, pihaknya masih terus melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lain yang berstatus buron, yakni Liot Hutagaol dan Apostel Simanjuntak.
Di akhir keterangannya, AKP Ibrahim Sopi mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi pergaulan dan aktivitas anak-anaknya guna mencegah keterlibatan dalam tindak pidana (bay/bay)

