TAPIAN DOLOK | Diduga korban tabrak lari, David Ketaren, 61, sesuai KTP tercatat sebagai warga Jalan Tentram Ujung, Kelurahan Suka Dame, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, ditemukan warga terkapar tidak sadarkan diri mengalami luka luka, di Jalan Lintas Km 19-20, Simpang Dolok Kahean (Dolok Ayan), Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Sumatera, Selasa (11/2/2025) sekira pukul.19:50 WIB
Belum diketahui secara pasti kronologi kejadian, namun menurut saksi mata yang tidak mau disebut nama, David Ketaren ditemukan terkapar dekat satu unit sepeda motor Suzuki Shogun nopol BK 4979 WA warna hitam bertulis Shalom Mita Saragih, yang tergeletak di badan jalan dalam kondisi ringsek. Saksi menyebut tidak mengetahui korban bertabrakan atau mengalami slip hingga jatuh terseret
Menerima laporan kecelakaan, Piket Unit Laka Sat Lantas Polres Simalungun dipimpin Aiptu Armen Purba langsung terjun untuk olah TKP serta mengevakuasi korban ke Puskesmas Serbelawan
Piket Medis Puskesmas Serbelawan, Dian Eka Putra menjelaskan korban mengalami luka serius di kepala bagian belakang sebelah kanan serta di jari kiri
Korban selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Vita Insani kota Pematangsiantar menggunakan mobil ambulance milik Puskesmas Serbelawan oleh driver Bulele Andika
Belum didapat keterangan resmi dari pihak berwenang, namun dari pengamatan metro online, kasus kecelakaan ini sudah ditangani pihak Sat Lantas Polres Simalungun
Dari TKP petugas piket Unit Laka mengamankan barang bukti satu (1) unit sepeda motor Suzuki Shogun nopol BK 4979 WA, sepasang (1) sandal pria, sepasang (1) sandal wanita, hanya sebelah sandal warna hitam, selembar kain diduga jilbab warna hitam serta pecahan bodi sepeda motor
Terlihat di TKP petugas dari Polsek Serbelawan, Kanit Intelkam Aiptu Sutiono dan Bhabinkamtibmas Bripka Tigor Manurung serta Personil piket Unit Laka Sat Lantas Polres Simalungun, Aiptu Armen Purba dan Bripka Yudhi
WARGA MINTA LAMPU PENERANG JALAN
Sebelumnya. Diantara kerumunan warga yang menyaksikan kecelakaan ini, terdengar celetukan, "Simpang Dolok Ayan ini kayak simpang hantu, gelap kali terkesan angker,"
"Sudah banyak korban kecelakaan di sini. Sudah pantas dipasang lampu penerang jalan. Jangan ada lagi kejadian. Kan ada dana desa untuk pasang lampu tenaga matahari, setidaknya satu tiang saja biar terang persimpangan ini" Ujarnya
Menyikapi celetukan warga ini, diharapkan pemerintah desa setempat dapat menanggapi segera untuk memasang penerang jalan demi menghindari hal hal yang tidak diinginkan termasuk kejahatan jalanan (Bay/Bay-Mol)

