Wilayah RT 03 Puri Bukit Depok Wujudkan Kampung Ramah Lingkungan

Sebarkan:


DEPOK |
Pengurus RT003/RW010 Perumahan Puri Bukit Depok (PBD), Sasakpanjang, Tajurhalang, Bogor, telah mencanangkan wilayahnya sebagai Kampung Ramah Lingkungan (KRL). Program yang dimulai pada tahun 2024 ini diharapkan membuat masyarakat semakin sadar untuk menjaga kelestarian lingkungan dan meminimalisir dampak pencemaran terhadap lingkungan, setidaknya di lingkungan pemukiman terdekat.

“Semoga adanya program KRL ini, masyarakat kami lebih baik lagi dalam mejaga kebersihan lingkungan sekaligus juga keamanan lingkungan. Ini sejalan dengan visi kami, yaitu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, bersih, dan sehat,” kata Ketua RT003/010 Ahmad Sahroni di Perum PBD, Senin (2/1/2024).

Sahroni menjelaskan, program KRL pada dasarnya merefleksikan harapan dan tujuan bersama dalam mewujudkan kelestarian dan kebersihan lingkungan. “Selain itu juga merefleksikan keprihatinan atas isu-isu global maupun regional seperti perubahan iklim, bencana alam, dan kerusakan lingkungan yang terjadi karena kelalaian manusia,” ujarnya.

Menurut Sahroni, untuk menciptakan KRL ini diperlukan beberapa kebijakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. “Sebab, dalam menjaga kampung agar tetap ramah lingkungan tidak bisa dilakukan oleh beberapa kepala keluarga saja, melainkan harus dilakukan seluruh warga yang ada di wilayah tersebut. Bahkan, perlu adanya sinergi dan kolaborasi dengan pihak-pihak terkait,” paparnya.

Oleh karena itu, guna mewujudkan program KRL tersebut, Sahroni membentuk sejumlah kelompok kerja (pokja), antara lain Pokja Penghijauan, Pokja Bank/Sedekah Sampah, Pokja Pengelolaan Sampah, Pokja Kerajinan Daur Ulang, Pokja Edukasi, serta Pokja Partisipasi dan Kemitraan. Pencanangan KRL di wilayah RT003/010 ini dilaksanakan pada Minggu malam (31/12/2023), dengan disaksikan oleh Ketua RW010 Ahmad Yusuf dan beberapa Ketua RT di Perum PBD.

Sebelumnya, Subkoordinator Kemitraan dan Peran Serta Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Daerah Kabupaten  Bogor, Surya Sumini menyampaikan bahwa pembinaan KRL dilakukan sejak tahun 2016 untuk mengedukasi masyarakat dalam hal menjaga lingkungan agar selalu bersih dan asri tanpa plastik. Pembinaan KRL tetap konsisten hingga saat ini terutama dalam mengelola dan menjaga lingkungan, bahkan ada yang berprestasi di tingkat Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat hingga nasional.

"Harapan yang ingin kami capai adalah tumbuh kesadaran masyarakat yang peduli dan sadar lingkungan. Serta terjalin sinergi dan kolaborasi antar masyarakat dalam mengelola lingkungan dengan KRL ini banyak manfaat yakni mitigasi, adaptasi dan peran serta masyarakat," ungkap Surya.

Merujuk laman jabarprov.go.id, gerakan KRL menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk melestarikan atau memanfaatkan lahan-lahan kosong tempat tumpukan sampah menjadi ruang edukasi. Selain itu, gerakan KRL mendorong kesadaran masyarakat untuk pemanfaatan pekarangan rumah dan lahan kosong, pemanfaatan sampah Organik seperti pembuatan Ecoenzym, Biopori, dan pupuk organik untuk tanaman. (rel)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini