-->

Sambut Libur Nataru, KM Kelud Tambah Jadwal Operasional

Sebarkan:


BELAWAN |
Manajamen PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menambah jawdal keberangkatan dan kedatangan KM Kelud untuk mengatasi lonjakan penumpang dalam menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Plt Kepala cabang PT Pelni Medan, Harpin Simamora mengatakan, dalam menyambut libur Nataru tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, sebab tahun ini diberlakukan kapasitas penumpang hanya 50 persen dari muatan KM Kelud.

Keterbatasan penumpang diberlakukan untuk menerapkan protokol kesehatan du tengah masa pandemi Covid-19. Adapun jumlah penumpang yang diangkut hanya 1.300 orang dari jumlah normal sekitar 2.600 penumpang. Untuk mengatasi permintaan lonjakan penumpang, manajemen Pelni menambah frakuensi jadwal keberangkatan dan kedatangan menjelang hari libur Natal dan Tahun Baru.

"Untuk puncak awal kedatangan KM Kelud di Belawan tanggal 21 Desember 2020, kemudian langsung berangkat ke Batam dan kembali lagi tanggal 23 dan selanjutnya di tanggal 25. Jadi, dalam seminggu itu kita tambah jadawalnya dengan tiga kali KM Kelud melalukan operasional Belawan - Batam pulang pergi," terang Hirpin, Jumat (18/12/2020).

Harapannya, kata Hirpin, dengan penambahan jadwal operasional dapat memenuhi pelayanan bagi masyarakat menjelang libur Nataru. Kepada penumpang yang menggunakan jasa angkutan laut wajib mematuhi protokol kesehatan dan tetap menjalani rapid tes sebagai syarat dalam pembelian tiket secara online.

"Kita prediksi, penumpang bakal ramai di tanggal 21, 23 dan 25. Pihak di pelabuhan telah melakukan rapat koordinasi dan membuka posko untuk pelayanan kepada penumpang," pungkasnya.

Selain itu, KM Kelud juga akan berangkat di tanggal 25 dari Belawan tujuan Jakarta dan akan tiba kembali di tanggal 31 mendatang. Jadwal tersebut sudah ditetapkan sebagai operasional KM Kelud menjelang libur Nataru.

"Persiapan operasional sudah kita maksimalkan dari segi fasilitas, pengamanan dan pelayanan. Harapannya, masyarakat dapat membeli tiket secara online dan tidak melalui calo," tutur Hirpin mengakhiri. (mu-1)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini