-->

Polres Labuhanbatu Borgol TO Bandar Narkoba

Sebarkan:


LABUHANBATU
| Menindak lanjuti informasi dari Gerakan Masyarakat Labuhanbatu Selatan Perangi Narkoba (GM LSPN), Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan memerintahkan Kasat Narkoba dan Para Kapolsek dijajaran Labuhanbatu Selatan  mulai dari Kampung Rakyat, Kota Pinang, Silangkitang, Sei Kanan dan Torgamba bersinergi memberantas peredaran narkoba di Wilayah Kabupaten Labusel.

Personil Sat Narkoba Polres Labuhanbatu yang dipimpin langsung oleh Kasat AKP Martualesi Sitepu  bersama dengan Kanit Lidik I Ipda Sarwedi Manurung dan Kepala tim Aiptu Sasterawan Ginting serta anggota berhasil menangkap bandar narkoba yang sudah menjadi target operasi (TO) berinisial EPS alias Tonggek (30), saat mengendarai mobilnya melintasi Dusun Asahan, Sabtu (17/10/20).

Namun saat akan ditangkap, EPS Alias Tonggek mencoba melakukan perlawanan dan bergumul dengan personil ketika setelah turun dari mobilnya.

Penangkan terhadap EPS  diawali tertangkapnya kaki tangannya berinisial IA (lk 44) pada hari Sabtu 17 Oktober 2020 sekira pkl 18.00 Wib saat melintas mengendarai sepeda motor merek yamaha FU di pinggir jalan Jalinsum Torgamba Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhan Batu Selatan.

Adapun barang bukti yang diamankan dari IA yaitu, 1 (satu) bungkus plastik klip berisi sabu-sabu brutto 5,43 gram, 1 (satu) buah kotak rokok x mild, 1 ( satu) unit hp nokia warna putih dan 1 (satu) unit sepeda motor suzuki satria FU warna hitam. Dari keterangan IA dia mendapat narkotika sabu dari EPS alias Tonggek. 

Selanjutnya, terhadap EPS dilakukan penggeledahan di salah satu gubuk diduga tempat dia menyimpan sabu dan berhasil menyita 1(satu) buah kaca pirex berisi sabu-sabu brutto 1,61 gram, 1 (satu) buah hp nokia warna hitam,1 (satu) buah sendok sekop shabu dan 1 (satu) buah bong.

Kemudian, ketika personil akan melakukan pengembangan ke kediaman EPS yang beralamat di Dusun Asahan, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba Labusel. Terjadi perlawanan dari pihak keluarga dan mencoba menghalang halangi petugas dimana salah seorang adek EPS berinisial PFS (lk 18) mengacungkan sebilah samurai sepanjang 1,20 M berwarna silver gagang biru sambil mengancam personil dengan mengatakan "Kalian Lepaskan Abangku Kalau Tidak Ku bacok Kalian Semua"

Berkat bantuan personil Polsek Torgamba, akhirnya EPS dan IA serta barang bukti berhasil diamankan dan langsung dibawa oleh personil Sat Narkoba untuk proses penyidikan.

"Untuk tersangka pengancaman PFS (18) berhasil tadi pagi ditangkap dalam kamar di rumah mertuanya yang beralamat di Dusun Sigambal 2, PT Milani, Kelurahan Pinang Awan, Kecamatan Torgamba Labusel saat sedang masih tertidur, tersangka ini ditangkap setelah anggota personil Sat Narkoba  membuat laporan pengaduan di SPKT Polres Labuhanbatu, adapun tersangka ditangkap berkat kerjasama Sat Narkoba dan Sat Reskrim Polres Labuhanbatu," jelas Kapolres Labuhan batu AKBP Deni Kurniawan dalam keterang persnya  kepada wartawan,Senin (19/10/20200).

Dikatakan Kapolres, dari hasil pemeriksaan terhadap bandar narkoba Torgamba EPS menerangkan sudah sekitar 5 Tahun bisnis narkoba sabu dengan penjualan 5 Gram setiap harinya,  keuntungan ditaksir sekitar Rp 1 Juta setiap 5 Gramnya dan saat ini EPS masih dalam proses pengembangan karena sudah menjadi target.

"Terhadap EPS dan IA dipersangkakan melanggar pasal 114 Sub 112 UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Sedangkan PFS dipersangkakan melanggar pasal 335 Ayat 2 YO 212 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun 4 bulan penjara," jelasnya.

AKBP Deni Kurniawan juga menambahkan, bahwa pengungkapan ini adalah bentuk komitmen Polres Labuhanbatu untuk memberantas dan menekan peredaran narkoba di Labuhanbatu Raya hingga ke Labusel.

"Walaupun hampir 2 jam anggota dikepung, akhirnya berhasil menangkap tersangka dan menangkap pelaku pengancaman yang tidak lain adalah adek dari tersangka bandar narkoba sendiri," imbuhnya. (Husin/Ginda)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini