-->

Fraksi PDIP DPRD Langkat Kunjungi SDN 056642 Kampung Baru Pangkalan Susu

Sebarkan:
MEMPRIHATINKAN: SDN 056642 Kampung Baru, Desa Pangkalan Siata, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat. 

LANGKAT | Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Langkat Sandrak Herman Manurung S.Sos tepati janjinya kunjungi SDN 056642 Kampung Baru, Desa Pangkalan Siata, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara pada Jumat (28/8/2020) pukul 11.00 wib,

Dalam kunjungannya, politisi dari partai bermoncong putih ini disambut hangat Kepala Sekolah SDN 056642 Kampung baru, Salma Spd, K3s Pangkalan Susu Tionar Napitupulu, Pengawas Sekolah Mahyaruddin Spd, dan Kepala SDN 053998 Bukit Jengkol Pangkalan Susu Normadiyah Apni Spd, SDN 050776 Tanjung Pasir Pangkalan Susu, Irmah hidayah Spd, serta seluruh guru kelas.

Salma Spd mengatakan sangat merasa bangga atas kunjungan anggota DPRD Langkat, dan dirinya sangat berharap agar wakil rakyat dapat melihat langsung kondisi SDN 056642 yang sangat membutuhkan perehapan gedung sekolah belajar mengajar yang sudah tidak layak pakai lagi, Salma juga berharap agar rumah dinas guru dapat secepatnya direhabilitasi agar dapat digunakan para guru. 

Kemudian Salma memaparkan keluhannya mengenai minimnya guru Pegawai Negeri Sipil (PNS), pasalnya di sekolah yang dia pimpin hanya memiliki guru PNS 3 orang dan guru honor 7 orang.

Kepala Sekolah berharap kepada Pemerintah Langkat untuk memberikan penambahan guru PNS di SDN 056642.

Sandrak Herman Manurung S.Sos mengatakan, dirinya sangat prihatin setelah mengelilingi lingkungan sekolah dan melihat kondisi bangunan sekolah yang sudah rusak dan tidak layak pakai. 

Perjalanan yang ditempuh dari Kota Pangkalansusu menuju SDN 056642 Pangkalan Siata ditempuh dengan menggunakan motor boat selama satu jam.

"Semua aspirasi para kepala sekolah harus benar-benar kita tampung, dan hal ini harus terealisasi," ucap Sandrak.

Selain itu, mengenai kurangnya guru PNS di SDN 056642 ini akan ditindak lanjuti. Menurut Sandrak, penempatan guru PNS di Kabupaten Langkat 90 persen ditempatkan di kota.

Sandrak berjanji, mengenai ruang belajar dan rumah dinas guru yang sudah rusak parah dan terancam rubuh, serta penambahan guru PNS di desa desa tertinggal akan dibawa ke forum rapat DPRD Kabupaten Langkat, agar pada Tahun Anggaran (TA) 2021 mendatang. (lkt-1/ka)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini