-->

Kisah Haru Seorang Ibu Bersalin Anak Pertama Pakai JKN-KIS

Sebarkan:
PALAS | Pengalaman melahirkan pasti menjadi momen yang bahagia bagi setiap ibu. Apalagi kelahiran tersebut adalah kehadiran buah hati pertama.

Begitu juga yang dirasakan oleh Nurhikmah Siregar, saat melahirkan anak pertamanya pada dua tahun yang lalu.

Saat berkunjung ke Kantor BPJS Kesehatan Padang Lawas, Selasa (7/7/2020), Nurhikmah menceritakan pengalaman melahirkannya yang penuh perjuangan.

Nurhikmah merupakan salah satu peserta JKN-KIS yang akhirnya merasakan betapa bangganya menjadi ibu sekaligus wanita seutuhnya.

Kala itu, ia melahirkan buah hatinya saat berada di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Meskipun berasal dari Padang Lawas, Sumatera Utara, Nurhikmah sempat menetap di Klaten, daerah asal suaminya.

"Suami saya asli Klaten, setelah kami menikah kami sempat tinggal di Klaten dan melahirkan anak pertama kami di Rumah Sakit Cakra Husada Klaten. Lahirannya terpaksa caesar karena ada gangguan dalam kandungan, untungnya bisa pakai BPJS (Kesehatan)," ujar wanita yang sudah lima tahun terdaftar dalam program JKN-KIS ini.

Menurut Nurhikmah, biaya persalinan biasanya menjadi momok yang sangat menakutkan bagi keluarga kecilnya. Setelah mengetahui Program JKN-KIS juga memberikan jaminan bagi persalinan, Nurhikmah dan suami merasa sangat lega.

Mereka bisa fokus membeli perlengkapan untuk menyambut kehadiran buah hati pertamanya. Untuk tindakan operasi caesar berikut dengan perawatan pasca operasi, seharusnya Nurhikmah harus mengeluarkan biaya setidaknya sepuluh sampai dua puluh juta rupiah.

Beruntung biaya tersebut dijamin dalam Program JKN-KIS. Tidak itu saja, Nurhikmah juga merasakan pelayanan yang sangat baik, tanpa biaya, dan tidak dibedakan dengan pasien lain yang membayar secara mandiri.

"Alhamdulillah, uangnya bisa kita tabung, namanya kita juga baru berkeluarga pasti butuh tabungan. Setelah lahiran anak kami, kami putuskan untuk kembali ke kampung saya (Kabupaten Padang Lawas) dan buka usaha kecil-kecilan di sini," tuturnya.

Nurhikmah berharap Program JKN-KIS dapat terus membantu keluarga yang tidak mampu untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

Dia merasa sangat bangga dapat menjadi bagian dari Program JKN-KIS, membantu sesama untuk mewujudkan kesejahteraan bagi keluarga yang tidak mampu. (Syahrul)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini