Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Gas Elpiji 12 Kg Oplosan Diduga Beredar di Kota Tanjung Balai

Tim Redaksi: Rabu, 04 Maret 2020 | 20:20 WIB

TANJUNGBALAI - Gas elpiji merupakan kebutuhan rumah tangga yang paling penting, sehingga banyak orang yang berusaha mencari keuntungan dari gas elpiji tersebut.

Tapi sayangnya, tidak sedikit oknum dan pedagang yang berbuat culas untuk mengambil kesempatan emas ini.

Semisal dengan mengedarkan atau menjual gas elpiji diduga oplosan. Maka kejadian tersebut, banyak orang yang tertipu oleh gas oplosan, sehingga menyebabkan para pembeli mengalami kerugian yang seharusnya tidak dialami.

Menurut pantauan wartawan di lapangan, belakangan ini terlihat sebuah becak barang bermotor diduga membawa beberapa tabung Gas Elpiji 12 Kg oplosan dari daerah Jalan Alteri, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, tepatnya Pantai Olang.

"Kita menduga ada oknum yang melakukan mengoplosan gas elpiji dari tabung 3 Kg bersubsidi ke tabung 12 Kg, karena di daerah Pantai Olang, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar hanya ada satu agen resmi penjual gas elpiji, itupun 3 Kg, bukan 12 Kg," ujar Irawan Sanggur, tokoh masyarakat Tanjungbalai saat diminta tanggapannya, Rabu (4/3/2020).

Lebih lanjut dikatakan Irawan, dirinya memang belum mengetahui kebenarannya, namun dengan adanya informasi ini dan bila memang itu benar gas elpiji oplosan, pihak Polres Tanjungbalai hendaknya melakukan penyelidikan di lapangan, terkait hal tersebut.

"Selain oknum yang diduga melakukan pengoplosan gas elpiji, kiranya Polres juga bisa melakukan penyelidikan dari pihak oknum penjual gas, agar konsumen atau masyarakat yang membeli tidak merugi. Kita minta Polres Tanjungbalai melakukan penyelidikan agar kelangkaan gas elpiji di tengah-tengah masyarakat tidak ada serta warga yang membutuhkan mudah untuk mendapatkannya," ucap Irawan.

Salah seorang pedagang gas yang enggan menyebutkan namanya dan beralamat di Jalan Karya, Kecamatan Tanjung Balai Selatan, saat ditanya awak media mengaku dirinya tidak mengetahui perihal gas elpiji oplosan.

"Saya tidak tahu bang, itu gas oplosan atau tidak, yang pastinya kita hanya beli tabung 12 Kg untuk dijual," ucapnya.

Ketika disinggung kenapa tidak membeli tabung gas elpiji 12 ke agen resmi, ia menjawab, dirinya terkesan tidak memperdulikan hal tersebut.

"Mana tau kita, yang pastinya kita hanya membeli untuk dijual," ujarnya menutup.(Surya)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html