Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Sedih Kali..! Balita di Deliserdang Ini Menderita Tumor Tak Punya Uang Berobat

Tim Redaksi: Rabu, 26 Februari 2020 | 22:22 WIB

DELISERDANG - Hati orang tua mana yang tidak menangis melihat putranya yang masih balita harus menderita tumor ganas di pipinya, hingga sang buah hati ini selalu meringis menahan sakit, air matanya selalu bercucuran. Tidak terbayangkan betapa kesulitannya balita ini menjalani hari-hari dengan pipi yang membengkak.

Balita malang ini adalah Riski Ardiansah berusia 10 Bulan, warga Dusun Madiun, Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Sumut, merupakan anak dari pasangan Suwarsono dan Susanti.

Kehidupan ekonomi yang kekurangan membuat orang tua balita malang ini harus pasrah dan mengobati anaknya semampu saja.

Suwarsono sehari-hari hanya bekerja sebagai buruh serabutan, tentu tidak memiliki uang cukup mengobati anaknya dan ia juga tidak memiliki BPJS karena tidak sanggup membayar iuran bulanan.

Balita Riski sudah menderita tumor pipi dari sejak lahir dan orang tua takut membawa anak ke rumah sakit karena memikirkan biaya pengobatan.

Susanti sang Ibu juga sangat sedih melihat nasib putranya ini. Ia sudah sering menangis melihat kondisi anaknya yang memprihatinkan, namun tidak berdaya dalam hidup yang serba kekurangan.

"Dia (Riski, red) susah makan dan sering kesakitan, sedih sekali pak saya melihat sebagai ibunya, tapi bagaimana sudah nasib kami seperti ini, kami hanya bisa berdoa semoga ada kesembuhan bagi anak kami, ucap Susanti dengan wajah yang merundung sedih, Rabu (26/2/2020).

Senyum getir terpancar dari Susanti seolah merasakan kesakitan yang diderita anaknya.

Sementara itu, Ahmadi Purba selaku Pengurus Rumah Singgah Sosial dan Perlindungan Anak Kabupaten Deliserdang menanggapi pun merasa sangat miris melihat kondisi balita malang ini.

Ini menunjukkan bahwa warga miskin memang tidak boleh sakit, hal ini dirasakan oleh warga Dusun Madiun, Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, Deliserdang ini.

"Kalau sakit tidak punya biaya berobat dan tidak ada pula yang peduli," pungkasnya.(Wan)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html