Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Wilayah Kalimati Kota Padangsidimpuan Dilanda Banjir, Jembatan Penghubung Desa Ambruk

Tim Redaksi: Jumat, 31 Januari 2020 | 12:34 WIB



Padangsidimpuan - Sejumlah Wilayah dikota Padangsidimpuan dilanda banjir salah satunya desa Perkebunan Pijorkoling Kalimati kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, hal ini disebabkan tinggi dan derasnya curah hujan akhir - akhir ini melanda kota Padangsidimpuan.

Informasi yang dihimpun metro-online dari pihak Badan Penanggulangan Bencanada Daerah (BPBD) kota Padangsidimpuan, Peristiwa terjadinya banjir tersebut, dimulai sekitar pukul 22.30 wib Kamis, (29/01/2020), dan mulai surut sekitar pukul 02.00, Jum,at, (31/01/2020).

Banjir tersebut memiliki kedalaman lebih kurang satu meter atau setinggi lutut orang dewasa, akibat peristiwa ini ratusan rumah warga banyak yang digenangi air, tidak itu saja satu jembatan penghubung antara desa di kawasan perkebunan PTPN III Afdeling Pijorkoling menjadi sasaran derasnya air sehingga mengalami amruk yang mengakibatkan rusak yang cukup parah.

Mendapatkan informasi adanya peristiwa banjir tersebut, pemerintah kota Padangsidimpuan langsung mengambil sikap untuk dilakukan penaganan kepada warga korban banjir. 

Pantauan metro-online.co saat berada dilokasi, petugas dari TNI, Kepolisian, BPBD, TAGANA beserta warga terjun langsung untuk melakukan pembersihan dan penanganan dilokasi banjir. Tampak wakil wali kota Padangsidimpuan Arwin Siregar dan kepala BPBD kota Padangsidimpuan Ali Ibrahim Dalimunthe, terjun langsung untuk memantau situasi dilapangan. 

Kepada metro-online.co, wakil wali kota Padangsidimpuan Arwin Siregar, mengatakan turut prihatin atas terjadinya banjir yang melanda disejumlah wilayah yang ada dikota Padangsidimpuan, salahsatunya kawasan kalimati desa Perekubunan Pijorkoling.

Arwin juga mengatakan bajir yang melanda wilayah kalimati ini, untuk sementara ditangani dulu secara darurat, yaitu dengan membersihkan material yang berada dijalan dan membersihkan rumah warga yang masih tergenang air. 

Untuk antisipasi jembatan yang rusak, pihaknya akan mendatangkan alat berat untuk dilakukan penanganan dengan membuatkan jalan sementara untuk akses yang bisa dilewati warga.

"untuk sementara kita tangani dulu secara darurat, sambil dilakukan pemberasihan, kemudian melihat kondisi jembatan yang rusak kita akan mendatangkan alat berat untuk dibuat jalan sementara dari pohon kelapa dulu supaya ada nanti akses jalan untuk warga, " katanya.

Kemudian untuk perbaikan jembatan yang rusak akibat banjir, pihaknya akan secepatnya melakukan renovasi "untuk jembatan yang rusak secepatnyalah kita akan lakukan renovasi" ucap Arwin saat berada dilokasi banjir, Jum,at, (31/01/2020).

Sementara kepala BPBD kota Padangsidimpuan Ali Ibrahim Dalimunthe ditempat kejadian menjelaskan, tinggunya curah hujan sehingga mengakibatkan meluapnya air sungai dan tidak bisa lagi menampung sehingga meluas dan menggenangi rumah warga. 

Ia juga menyebutkan, ada 14 rumah atau berjumlah 115 orang yang menjadi korban banjir yang melanda kawasan kalimati. 

Selanjutnya Ali Ibrahim mengatakan, peristiwa ini tidak ditemukan adanya korban jiwa, sementara untuk korban harta benda, pihaknya belum bisa memastikan berapa dan apa saja kerugian akibat banjir tersebut.

"untuk korban jiwa sampai saat ini tidak ada kita temukan dan berapa kerugian itupun belum bisa kita pastikan, kita masih melakukan penanganan secara darurat" jelasnya.

Kemudian, para warga korban banjir ini untuk sementara mereka mengungsikan keluarganya ke rumah saudara maupun kerabat mereka dan untuk kebutuhan makanan pemko Padangsidimpuan sudah menyiapkan dapur umum untuk warga korban banjir. 

Dalam hal ini pemko Padangsidimpuan melalui BPBD menghimbau agar warga tetap waspada dan antisipasi terhadap kondisi cuaca dikota Padangsidimpuan saat ini, apalagi warga yang tinggal berdekatan dengan daerah aliran sungai. 

"kita menghimbau kepada warga kota Padangsidimpuan untuk tetap waspada di musim hujan ini, apalagi warga yang tinggal dekat dengan derah aliran sungai, jika terjadi sesuatu segera laporkan agar cepat dilakukan pertolongan" pungkasnya.

Selain wilayah kalimati desa Perbunan Pijorkoling, wilayah Sibaganding kelurahan Sitaming kecaamatan Padangsidimpuan Selatan juga terkana banjir, akibat banjir ini selain rumah, kebun dan sawah milik warga juga ikut terendam banjir. (Syahrul)


Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html