Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Tonton Videonya, Kawanan Begal Bacok dan Rampas Sepeda Motor di Underpass Titikuning Medan

Tim Redaksi: Rabu, 08 Januari 2020 | 18:32 WIB

MEDAN - Aksi kejahatan jalanan begal masih terus beraksi di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Delitua. Terhitung dua minggu, pelaku begal bersenjata tajam dan pistol terus bebas beraksi di Wilkum Polsek Delitua dan telah melumpuhkan dua orang korban.

Sadisnya, para pelaku begal ini tidak segan-segan melukai korbannya dengan senjatanya .

Sebelumnya, pada dua pekan lalu, seorang pengendara sepeda motor menjadi korban di kawasan Medan selayang dan para pelaku melakukan aksinya​ menggunakan senjata seperti pistol dan celurit.​

Kali ini, kejadian kembali terjadi kepada seorang Wakit (60), warga Ujung Serdang, Gang Misngak, Kecamatan Tanjung​ Morawa, Selasa (7/1/2020) sekitar pukul 05.20 WIB.



Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi saat orang tuanya hendak pergi bekerja di sebuah pabrik plastik di Gang Ladang, Kecamatan Delitua, dengan menggunakan sepeda motor Honda GL Pro BK 4002 FF.

Sampainya di Jalan Tritura, Kelurahan Titi Kuning, tepatnya di persimpangan Underpass, korban dipepet 2 orang pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion.

Begitu tepat disamping kanan korban, pelaku yang dibonceng mengenakan helm warna putih menarik baju lengamnya sehingga korban berhenti.

Begitu pelaku dan korban berhenti, pelaku langsung membacok tangan kanan korban menggunakan celurit, sehingga korban kesakitan dan melepaskan pegangannya dari sepeda motornya.

Melihat korban sudah tidak berdaya lagi, pelaku langsung merampas sepeda motor korban dan membawanya kabur. Sementara korban langsung bergeser duduk ke pinggir jalan sambil memegang tangannya yang terluka.​

Warga yang melihat korban minta tolong dengan kondisi tangan berdarah, langsung menolongnya dengan membawanya ke Rumah Sakit Mitra Sejati. Setelah di rumah sakit korban meminta warga untuk​ menghubungi keluarganya.

Karena korban terluka parah akibat bacokan celurit, pihak RS menyarankan kepada keluarga korban untuk dilakukan operasi.

Karena korban memiliki BPJS Ketenagakerjaan dan persyaratan dari RS harus ada surat keterangan dari pihak yang berwajib, maka putra korban (Ari) terpaksa mendatangi Mapolsek Delitua.

"Ayah saya berangkat kerja, setiap hari pergi pagi dan selalu menaiki sepeda motor yang telah dirampas pelaku begal. Namun tadi pagi, ayah saya kena rampok dan tangannya terluka parah akibat dibacok," ujar Ari.

Parahnya, pihak kepolisian dari Polsek Delitua masih santai menanggapi laporan beberapa korban yang merasakan kehilangan sepeda motor dengan beralibi bahwa pelaku adalah petugas leasing yang mencoba menarik paksa kendaraan di malam hari dan sebagian diantaranya adalah laporan palsu dari pihak korban.

Kapolsek Delitua AKP Zulkifli Harahap dan Kanit Reskrim Iptu Idem Sitepu ketika dikonfirmasi melalui via WhatsApp, Rabu (8/1/2020) masih belum memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.​ ​(Jassa)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html