Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Dua Mayat Ditemukan Warga Mengapung di Sungai Aek Katia Labura

Tim Redaksi: Rabu, 01 Januari 2020 | 20:18 WIB



LABURA - Warga dikawasan sungai Aek Katia, Kabupaten Labuhanbatu Utara digegerkan dengan penemuan dua sosok mayat berjenis kelamin perempuan dewasa dan anak laki-laki, Rabu (1/1/20).

Kedua mayat ini diduga korban banjir bandang di Dusun Siria-Ria wilayah hukum Polsek NA IX-X Kab. Labuhanbatu Utara.

Menurut saksi, Aja Muda Ritonga dan Makmur Ritonga, keduanya warga Dusun Batu Bujur Bawah, Desa Janji, Kec.Bilah Barat, Kab.Labuhan Batu mengatakan, dua mayat tersebut ditemukan saat mereka sedang menahan jaring ikan. Saksi terkejut melihat sesosok mayat perempuan tersangkut di batu aliran sungai Aek Katia tempat tinggal mereka.

Kemudian saksi Makmur Ritonga memberitahu ke kampung dan menghubungi AIPTU Baharuddin Ritonga pihak Polsek NAIX-X dan selanjutnya AIPTU Baharuddin Ritonga dan Brigadir Syafrudi langsung berangkat ke TKP dan setelah Kapolres Labuhan Batu AKBP Agus Darojat SiK,MH tiba di TKP mayat tersebut langsung di naikkan dari sungai ke darat selanjut nya dibawa ke RSUD Rantau Prapat.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat mengatakan berdasarkan identifikasi sementara, jenazah Irul Sipahutar (7), dan ibunya, Cahaya Nasution (27), korban bencana banjir bandang di Desa Pematang, Kec. NA IX-X Kab.Labura yang berhasil ditemukan oleh warga dan pihak kepolisian, Rabu (1/1/2020) sekitar 30 kilometer dari lokasi kejadian.

"Ya, tadi siang ada ditemukan dua jenazah oleh masyarakat. Tapi untuk memastikan itu korban yang hilang akan dilakukan visum," kata Agus.

Berdasarkan identifikasi dari masyarakat, kata Agus, dua jenazah tersebut dikenali sebagai korban banjir bandang yang mengakibatkan satu keluarga dinyatakan hilang terdiri dari Ahmad Albar Sipahutar (kepala keluarga), Cahaya Nasution (istri), Reni Yana Sipahutar (anak), Irul Sipahutar (anak) dan Reja Sipahutar (anak).

Jenazah yang diidentifikasi sementara bernama Irul Sipahutar, ditemukan di aliran Sungai Bilah, Kampung Paindoan, Kecamatan Rantau Utara, sekitar 30 kilometer dari lokasi kejadian. Sedangkan ibunya, Cahaya Nasution ditemukan di Batu Bujur, Desa Tanjung Medan, Kecamatan Bilah Barat sekitar 25 kilometer, "kata Agus"

Dijelaskan nya, pihaknya masih mengumpulkan data dan informasi terkait penemuan itu. Secara fisik kondisi jenazah sulit dikenali. Oleh karena itu pihaknya akan melakukan visum.- (Syahruddin Hsb).


Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html