Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Bocah 13 Tahun Tewas Tertimpa Tanah Longsor di Taput

Tim Redaksi: Jumat, 31 Januari 2020 | 09:56 WIB

Ilustrasi longsor
TAPUT - Seorang bocah berusia 13 tahun bernama Liber Lumban Tobing, warga Desa Aeksiansimun, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) tewas tertimpa longsor, Jumat (30/1/2020) dini hari.

Longsor terjadi sekitar pukul 02.20 WIB setelah hujan lebat mengguyur Kota Tarutung.

Ayah korban, Kisar Lumban Tobing menjelaskan, sebelum kejadian Liber dan adiknya tengah tidur pulas.

Saat itu dinding rumahnya diterjang material longsor dari ketinggian bukit. Liber bersama dengan dua adiknya yang lain.

Namun, saat hendak dievakuasi, Liber malang tidak bisa diselamatkan seperti dua adiknya yang lain.

"Saat kejadian, Liber bersama dua adiknya sedang tertidur pulas. Ketiganya tertimpa longsoran, namun material longsor paling banyak menimpa Liber, sementara kedua adiknya berhasil selamat," ujar Kisar dengan sedih di samping jasad anaknya.

Setelah Liber dievakuasi dari lokasi longsor, orang tuanya berupaya menolong nyawa Liber dengan membawa melarikannya ke RSUD Tarutung, hingga akhirnya nyawanya tak dapat diselamatkan.

Sementara, ibu korban Lasmaria Hutagalung mengisahkan, sebelum kejadian, aroma menyengat bebungaan sempat memenuhi rumah, seakan-akan menjadi pertanda akan bencana alam yang menewaskan anak sulungnya.

"Sekitar pukul 22.00 WIB, aroma menyengat bebungaan memenuhi rumah seakan memberi tanda akan bencana ini," ungkap Lasmaria sanbil menangis.

"Jika saya sadari bahwa aroma bunga itu adalah alamat bencana, tentunya tidak akan seperti ini," ucapnya. (Ril)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html