Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Regal Springs Indonesia Laporkan Hasil Baik dari Proyek Uji Coba Sistem Daur Ulang KJA di Danau Toba

Tim Redaksi: Minggu, 15 Desember 2019 | 21:54 WIB

TOBASA - Uji coba sistem daur ulang sisa pakan dari dasar Keramba Jaring Apung (KJA) di Danau Toba dilakukan oleh PT AN Regal Springs Indonesia, ternyata menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Hal tersebut membuat sisa pakan apung yang tidak tercerna ikan, pakannya tidak ada yang terlepas ke danau.

Kasan Mulyono selaku Senior Manager External Affairs PT AN Regal Springs Indonesia, menyampaikan bahwa hasil tersebut telah disampaikan kepada publik melalui siaran pers dan juga disampaikan langsung kepada media dalam lokakarya di Parapat beberapa waktu lalu, usai melakukan beberapa kali uji coba dengan penggunaan alat tersebut.

"Dengan diluncurkannya program keberlanjutan total KAMI PEDULI pada Juni 2019 di Medan, yang merupakan program terpadu secara total pertama dalam bidang budidaya perikanan dan budidaya Tilapia dikaitkan dengan tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan PBB," sebutnya saat memberikan siaran persnya, Minggu (15/12/2019).

Regal Springs Indonesia dengan senang mengumumkan bahwa investasi besar untuk budidaya perikanan di danau secara lebih bertanggung jawab dengan sistem uji coba daur ulang KJA dan selanjutnya dipergunakan disana.

Hal tersebut merupakan salah satu komitmen investasi utama Program KAMI PEDULI, Regal Springs Indonesia, telah menunjukkan hasil yang menggembirakan dimana semua materi pakan yang telah dicerna ikan bisa terkumpul dan kemudian diangkat dari dasar jala (Kerambahnya).

"Jadi sistim kinerja daur ulang KJA dengan rancangan kantong telah dipasang di dasar KJA dan kantong ini mampu menampung materi pakan yang telah dicerna," ujar Kasan.

Lalu materi/sisa tersebut kemudian disedot dengan pompa ke sebuah tangki penampung yang sudah disediakan di atas kapal. Materi tercerna tersebut lalu disaring untuk memisahkan kandungan airnya dan kemudian diangkut ke permukaan untuk didaur ulang menjadi pupuk yang digunakan untuk pertanian.

Proses ini disampaikan oleh Juan Carlos, Presiden Direktur Regal Springs Indonesia, dengan target bahwa perusahaan penghasil ikan nila kualitas terbaik ini akan terus mengembangkan solusi-salusi lainnya guna mengoptimalkan sistem daur ulang sehingga kita bisa mencapai kinerja yang lebih baik dan efisien di masa mendatang.

"Selain pemasangan sistem daur ulang KJA, Regal Springs Indonesia juga telah memasang 4 alat pemberi pakan secara otomatis berteknologi canggih untuk meningkatkan efisiensi pemberian pakan ikan dalam KJA. Kami terus mengkaji efektivitas kedua prakarsa penting yang pada dasarnya ditujukan untuk meningkatkan kinerja kegiatan budidaya perikanan dan kami yang bertanggung jawab untuk itu," terang Juan.

Semua upaya bisnis program KAMI PEDULI Regal Springs ndonesia diarahkan untuk menghasilkan serangkaian produk Naturally Better Tilapia yang diproduksi dengan kualitas tertinggi demi pasar dalam negeri dan kalo butuhan ekspor (para buyer di luar negeri).

"Regal Springs ndonesia memiliki operasi di Sumatera Utara dan Jawa Tengah dan mempekerjakan sekitar 4.000 karyawan yang utamanya direkrut dari masyarakat sekitar operasi perusahaan," ujar Kasan Mulyono, Extema Affairs Senior Manager PT AN Regal Springs Indonesia.

Sementara itu, nama "Regal Springs Indonesia" adalah nama komunikasi dan marek dagang untuk kegiatan budidaya, pengelolaan, pengolahan dan pemasaran bernaung dikepemilikan Grup Regal Springs yang merupakan perusahaan Budidaya dan Pengolahan Tilapia Bertanggung jawab terbesar di dunia.

Jadi, menurut Kasan, bahwa program keberlanjutan KAMI PEDULI Regal Springs Indonesia semua dikerjakan dengan system Standar Operasional (SOP) dan PT Aquafarm Nusantara adalah nama dagang historis untuk kepentingan bisnis.

Ditanya soal kualitas air disekitar poyek PT AN, Kasan menyampaikan tetap dicek dan dianalisa oleh bagian Laboratorium dan oleh pihak instansi terkait.

"Hasilnya masih baik dan diambang toleransi, dan dengan adanya sistim daur ulang dimaksud, maka baku mutu air kita akan semakin membaik," tambahnya.(Sirait)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html