Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Kodim 0208 Asahan Peringati Hari Juang Kartika TNI AD 2019

Tim Redaksi: Kamis, 26 Desember 2019 | 20:26 WIB

ASAHAN - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Tahun Anggaran (TA) 2019 Komando Distrik Militer (Kodim) 0208/AS memberikan sembako dan peninjauan lokasi karya bhakti, Kamis (26/12/2019) pagi.

Pembagian sembako dilaksanakan di Stadion H.Taufan Gama Simatupang, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, dalam rangka Hari Juang Kartika TNI AD TA 2019 Kodim 0208/AS serta peninjauan lokasi karya bhakti.

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Asahan H. Surya, Ketua DPRD Asahan H.Baharuddin Harahap, Dandim 0208/AS Letkol Inf Sri Marantika Beruh, Wakapolres Asahan Kompol M.Taufik, Mewakili Kajari Asahan Ahmad Ridwan, Kepala Pengadilan Negeri Asahan Dr Ulina Marbun, Sekda Asahan Taufik Zainal Abidin dan masyarakat penerima sembako.

Dalam sambutannya, Dandim 0208/ASH Letkol Inf Sri Marantika Beruh menyampaikan bahwa giat Hari Juang Kartika ini rutin dilaksanakan dan diperingati pada 15 Desember setiap tahunnya.

"Kegiatan ini untuk mengenang para perjuangan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang dipimpin Jenderal Besar Sudirman pada pertengahan Desember 1945, sehingga membuat tentara sekutu terjepit dan akhirnya mundur dari Ambarawa menuju Semarang," ucap Dandim.

Dandim menambahkan, walaupun dihadang dengan seluruh kekuatan persenjataan modern serta kemampuan taktik dan strategi sekutu, para pejuang RI tidak pernah gentar sedikitpunm

"Mereka melancarkan serangan dengan gigih seraya juga melakukan pengepungan tetap di penjuru kota Ambarawa dengan gerakan pengepungan rangkap tersebut, sekutu benar-benar terkurung," jelasnya.

Kemudian, Dandim menjelaskan, Jenderal Besar Sudirman sebagai pemimpin pasukan menegaskan perlunya mengusir tentara sekutu dari Ambarawa secepat mungkin, sebab sekutu akan menjadikan Ambarawa sebagai basis kekuatan untuk merebut Jawa Tengah dengan semboyan
"Rawe-rawe Rantas Malang-malang Putung, Patah Tumbuh Hilang Berganti".

"Pasukan TKR memiliki tekad bulat membebaskan Ambarawa atau dengan pilihan lain gugur di pengakuan ibu pertiwi, serangan pembebasan Ambarawa yang berlangsung selama 4 hari 4 malam dilancarkan dengan penuh semangat pantang mundur dari tanggal 12 Desember hingga 15 Desember 1945," katanya

Menurut Dandim, para pejuang tidak menghiraukan dengan desingan peluru melawan letusan tembakan sebagai syarat dimulainya serangan umum pembebasan Ambarawa.

Namun tepat pukul 04.30 WIB pada 12 Desember 1945 pejuang yang telah bersiap-siap diseluruh penjuru Ambarawa mulai merayap mendekati sasaran yang telah ditentukan dengan siasat penyerangan mendarat secara serentak di segala sektor seketika dari segala penjuru Ambarawa penuh suara riuh desingan peluru dan meriam serta ledakan granat serangan dadakan tersebut diikuti dengan serangan balasan musuh yang kalangkabut sekitar pukul 06.00 Wib, Jalan Raya Ambarawa Semarang berhasil dikuasai TKR dan pengepungan musuh dalam Kota Ambarawa berjalan dengan sempurna, hingga terjadilah pertempuran jarak dekat dan musuh mulai mundur pada 14 Desember 1945.

"Persediaan logistik maupun amunisi musuh sudah jauh berkurang, akhirnya pasukan sekutu mundur dari Ambarawa sambil melancarkan aksi bumi hangus pada tanggal 15 Desember 1945 pukul 17.30 WIB dan pertempuran berakhir dengan kemenangan gemilang dari TKR serta benteng pertahanan sekutu berhasil direbut pasukan TKR kemenangan pertempuran Ambarawa pada tanggal 15 Desember 1945 dan keberhasilan panglima Jenderal Besar Sudirman di kemudian diabadikan dalam bentuk Monumen Palagan Ambarawa," ungkapnya

Untuk itu, Dandim berucap, TNI AD memperingati tanggal tersebut setiap tahun sebagai Hari Infanteri berdasarkan keputusan Presiden RI nomor 163/ 1999. Hari Infanteri dan kemudian diganti dengan nama Hari Juang Kartika.

Di akhir sambutannya, Dandim mengingatkan, dengan rangkaian peringatan Hari Juang Kartika ini, kita resapi nilai-nilai patriotisme para pahlawan.

"Untuk itu, marilah kita terus membangun diri agar bangsa Indonesia benar-benar menjadi bangsa yang besar dan bangsa yang cerdas," imbuh Dandim mengakhiri.

Sementara, Bupati Asahan H. Surya berharap, peringatan Hari Juang Kartika TNI AD ke-74 akan semakin dapat memotivasi TNI dalam meningkatkan kemanunggalan dan memberikan yang terbaik kepada rakyat bangsa dan negara.

"Mudah-mudahan dengan mengenang hari bersejarah bagi TNI Hari Juang Kartika TNI AD ke-74 para generasi penerus seperti anak-anak sudah dapat memajukan kemerdekaan dengan menjadi anak yang sukses berprestasi serta mampu mengekspresikan diri dan bakat positif sesuai dengan potensi yang dimiliki, khususnya masyarakat di Kecamatan Sei Kepayang, Sei Kepayang Barat dan Sei Kepayang Timur, pada hari ini kita saksikan wujud kepedulian TNI AD di tengah-tengah masyarakat," ucapnya. (Rial)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html