Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Produk PT Harvest Gorontalo Indonesia, Herbal Tetes SoMan Tembus Pasar Tiongkok

Tim Redaksi: Senin, 09 September 2019 | 10:45 WIB

Nasional - Salah satu harapan besar pengusaha industri jamu Indonesia adalah produknya dapat diterima di pasar global.

Tiongkok menjadi salah satu pasar yang paling sulit ditembus industri jamu Indonesia. Salah satu sebabnya karenakan regulasi yang diterapkan Negeri Tirai Bambu itu.

Namun, berkat upaya dan dukungan yang dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, usaha itu mulai membuahkan hasil yang membanggakan. 

Sejarah baru dibukukan oleh PT Harvest Gorontalo Indonesia (HGI), produsen produk Herbal Tetes SoMan yang kini sudah mampu menembus pasar Tiongkok, Hongkong, dan 10 negara lainnya, setelah sebelumnya sukses memasarkan produknya didalam negeri.

Presiden Direktur PT HGI, Riyanto, disaksikan Kepala BPOM RI, Penny K Lukito beserta jajarannya, Ketua GP Jamu, beserta delegasi Indonesia lainnya telah menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan dua perusahaan internasional pada 24/8/2019, di Lanzhou, Gansu, Tiongkok.

Dua perusahaan tersebut adalah Hangzhou Ingent Import and Export Trade Co. Ltd untuk memasarkan Herbal Tetes SoMan di Tiongkok dan Vittoria Health Science and Technology Co.Ltd untuk memasarkan Herbal Tetes SoMan di Hongkong.

Melalui kesepakatan Supply and Distribution Agreement dengan dua perusahaan itu, PT HGI akan mengekspor Herbal Tetes SoMan ke pasar Tiongkok dengan nilai kontrak 12 juta Dollar AS (sekitar Rp 170 miliar, kurs 1 Dollar AS = Rp 14.200). 

MoA diatas dilakukan dalam rangkaian acara The 2nd China (Gansu) Traditional Chinese Medicine Industry Expo di Lanzhou, Gansu, Tiongkok, pada tanggal 23-24/8/2019.

Penny K Lukito yang juga menjadi keynote speech pada event internasional ini menyampaikan bahwa BPOM RI berkepentingan untuk mendorong daya saing produk jamu atau obat tradisional Indonesia di pasar global.

"Kami akan memfinalisasi MoU untuk memperkuat kolaborasi lebih lanjut, untuk mendorong daya saing produk jamu atau obat tradisional Indonesia agar berkembang dan meningkatkan perdagangannya secara bilateral dengan Tiongkok," ujarnya.

Sementara, Presiden Direktur PT HGI, Riyanto, mengungkapkan apresiasinya kepada Kepala BPOM RI beserta jajarannya yang telah memberi arahan dan bimbingan sehingga produk Herbal Tetes SoMan dapat dipasarkan ke Tiongkok, Hongkong, dan 10 negara lainnya.

“Dengan mutu dan khasiat yang sudah dipercaya didalam negeri, kami yakin Herbal Tetes SoMan juga dapat diterima di pasar Tiongkok dan negara lainnya“, ujar Riyanto.

Ia melanjutkan, standar produksi Herbal Tetes SoMan telah mengikuti prinsip Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB), bukan sekadar benar, tetapi benar sejak awal.

PT Harvest Gorontalo Indonesia adalah produsen Herbal Tetes SoMan yang telah mengantongi sertifikat CPOTB dan sertifikat ISO 22000:2018 tentang sistem manajemen keamanan pangan. Produknya telah dipasarkan di dalam dan luar negeri. 

Informasi mengenai produk Herbal Tetes SoMan bisa dilihat di tautan berikut: https://www.somanindonesia.co.id/). (Kompas)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html