Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Gubsu Minta Operator Bandara Tingkatkan Pelayanan di KNIA

Tim Redaksi: Sabtu, 01 Juni 2019 | 16:27 WIB



KUALANAMU | Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi meminta PT AP II sebagai pengelola Bandara Kualanamu International Airport (KNIA) supaya meningkatkan pelayanan bagi pengguna jasa angkutan udara.

Hal ini ditegaskan disaat melakukan peninjauan kesiapan angkutan Mudik Lebaran idulfitri 1440 Hijriah di Bandara KNIA, Sabtu,(1/6) siang.

Gubsu dalam kesempatan tersebut melakukan peninjauan beberapa fasilitas di area bandara, baik di lantai I dan II serta di beberapa tenant-tenant dan area check in tiket penumpang serta fasilitas lainnya.

Dalam kesempatan tersebut menjelaskan ada beberapa fasilitas di bandara Kualanamu perlu pembenahan maka dengan demikian kedepan harus sama, termasuk satu pemikiran untuk membangun Bandara KNIA yang lebih baik. ”Sejauh ini fasilitas serta pelayanan masih kurang. Pun, demikian perlu kita pikirkan perbaikan sehingga Bandara kebanggaan sumut berbenah dan semakin baik ke depan,” terangnya.

Apalagi terjadi penurunan jumlah penumpang hampir 30 persen dibanding tahun sebelumnya. Ini diakibatkan adanya keniakan harga tiket yang dirasakan warga terlalu mahal. Namun demikian ia tidak mau menyalahkan siapa, terpenting dicari solusinya dan akar masalah sehingga bisa diatasi dengan baik.

Pada peninjauan tersebut ia ditemani Direktur Kemanan dan Keselamatan Penerbangan Departemen Perhubungan Dadun Kohar Eksekutif General Manager (EGM) PT AP II Bandara Kualanamu Bayuh Iswantoro, serta sejumlah pejabat Pemrovsu.

Direktur Kemanan dan Keselamatan Penerbangan Departemen Perhubungan Dadun Kohar dalam kesemaptan tersebut terkait tiket pesawat menurutnya sudah ada penurunan tarif batas atas (TBA) sekitar 12- 16 persen. Dan sejauh ia melakukan pengawasan airline masih mentaati ketentuan tersebut. Disoal kenapa kebanyakan maskapai menggunakan tarif batas atas pada Mudik Lebaran, menurutnya itu tidak merupakan pelanggaran sepanjang tidak melewati ketentuan.

 Yang jelas kami saat ini menyakinkan semua operator yang ada di Bandara Kualanamu agar memenuhi aturan yang ada baik dari sefety security mapun pelayanan. Dan sejauh ini kami dari Otoritas Bandara sudah melaksanakan pengawasan dan sesuai dengan aturan yang berlaku tidak ada pelanggaran apapun, sehingga pada saat ini KNIA siap melayani musim lebaran idulfitri 1440 Hijriah. Terangnya.

EGM AP II Bandara Kualanamu Bayuh Iswantoro menerangkan sejak tanggal 31 Mei 2019 untuk pergerakan penumpang terjadi penurunan penumpang minus 29,6 persen. Sejumlah 23.117 penumpang. Kemudian untuk pesawat terjadi minus 22, 8 persen dibandingkan tahun lalu.

Tetapi kalau dibandingkan pada hari-hari biasa terjadi peningkatan penumpang hampir 16 persen, rata-rata 15 ribuan perhari. Kemudian saat ini naik rata-rata 23-24 ribuan perhari pada musim lebaran ini.

Terakit arus puncak Lebaran ia prediksi besok di H-4 dan H-3 sedangkan arus balik akan terjadi pada H+3 dan H+4. Sementara untuk penambahan penerbangan (extra filght) masih menyesuaikan situasi dan kondisi diamana airline juga melihat kondisi penumpang,. Namun pengajuan sudah ada, termasuk penerbangan international terjadwal sebayak 34 filght, dan didomestik sebayak 14 filght. Pungkasnya.(wan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html