Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Pasokan Langka, Harga Bawang Merah dan Putih Melonjak

Tim Redaksi: Senin, 08 April 2019 | 13:50 WIB

Pedagang bawang dan sayuran
Lubuk Pakam  | Jelang pemilu 2019 dan jelang bulan ramadhan harga bawang merah dan bawang putih di Pasar Tradisional Bakaran Batu  Lubuk Pakam Deliserdang  melonjak tajam, kenaikan harga bahan kebutuhan pokok ini sudah terjadi sejak sebulan terakhir.

Salah satu pedagang sayuran di Pasar Tradisional Lubuk Pakam Deliserdang  Santi saat ditemui di pasar tradisional, Senin (08/04/2019)  menuturkan, kenaikan tersebut sudah terjadi sejak satu bulan terakhir. Namun lonjakan tertinggi terjadi dalam sepekan terakhir.

Semua jenis bawang yaitu bawang merah dan bawang putih keduanya mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan   bawang putih kini mencapai 30 ribu rupiah perkilogram sementara sebelumnya rata rata hanya 20 ribu rupiah perkilogramnya, untuk bawang merah  dari harga 24 ribu rupiah perkilo gram naik menjadi 32 ribu rupiah perkilogram.

“Selain harga mahal, pasokan bawang juga kian menurun. Ini bawang merah lokal udah mahal, apalagi bawang merah jawa, lebih mahal karena mutu lebih bagus," pungkasnya.

Hal senada juga dikatakan oleh pedagang sayuran lain yaitu frengki manik, ia mengatakan kenaikan sudah terjadi sejak sebulan lalu untuk bawang merah, dan bawang putih baru seminggu terakhir ini.

Akibat mahalnya harga bawang  minat pembeli menjadi berkurang dan pendapatan merekapun menurun dari penjualan bawang , bawang merupakan bahan kebutuhan pokok yang selalu dicari warga. Pedagang  Pasar Bakaran Batu Lubuk Pakam  memprediksi kalau harga  bawang dan harga kebutuhan bahan pokok lainnya akan terus mengalami kenaikan menjelang bulan ramadhan mengingat bulan suci tersebut sekitar hanya satu bulan lagi.

Selain harga bawang harga tomat juga mengalami kenaikan dari 7 ribu rupiah naik menjadi 11 ribu rupiah  , cabai merah juga mengalami kenaikan , pedagang berharap pemerintah dapat menstabilkan harga dan pasokan barang kebutuhan pokok jelang  bulan ramadhan  nanti .(wan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html