loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Bupati Karo Tinjau Lokasi Longsor

Tim Redaksi: Minggu, 02 Desember 2018 | 17:04 WIB


KARO- Malam kekeluargaan dan Keakraban (MAKRAB) yang dilaksanakan mahasiswa dan mahasiswi IMKA (Ikatan Mahasiswa Karo) di pemandian air panas  Raja Berneh Daun Paris di Desa Semangat, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo direndung duka.

Lokasi tempat kumpul tersebut terdampak longsor. Akibatnya, 7 orang meninggal dunia dan 9 mengalami luka-luka.

Peristiwa ini terjadi, Minggu (2/12/18) pukul 06.30 Wib. Mahasiswa/i IMKA tertimbun akibat gubuk/pondok yang ditempati oleh para korban ambruk dijatuhi bongkahan batu besar saat mereka tidur.

Saat ini, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH didampingi Camat Merdeka Terang  Ukur Br Surbakti, DPRD Karo Thomas Joverson Ginting, Dandim 0205/TK Letkol Inf  Taufik Rizal Batubara, SE meninjau lokasi di pemandian air panas Daun Paris tersebut.

Camat Merdeka Terang  Ukur Br Surbakti menyebutkan, begitu mendapatkan informasi, dirinya langsung turun dan melakukan pendataan.

"Kita temukan data yang teridentifikasi 7 0rang meninggal di TKP (tempat kejadian Perkara) 1. Sartika Theresia.Br Perangin angin Ds. Merdeka Kec. Merdeka  Perempuan, 2. Emiya Elisagita Br Tarigan, 22, Thn, Perempuan, Alamat Sukamakmur, 3. Monesiaruan Hia, Perempuan, 20, Alamat Sisobaoho, Kec. Mandrehe Barat Kab. Nias Barat,4. Enjelita Br Ginting, 22 Thn, Alamat Jln Penerbangan Pd. Bulan. 5. Kerin Julanaita Br Bangun, 22 Thn, Jln Samura K.Jahe Kab. Karo
6. Sindi Simamora, 22 Thn, Pr. Gg. Segitiga Dusun I, 7. Elisa Sari Br Ginting, alamat belum diketahui, sedangkan Luka luka  Sebanyak  9 (Sembilan) Orang yaitu 1. Andika Perangin-angin, 23 Thn, Medan: Luka lecet kaki kiri 2. Novita Sari 19 Thn, Simp. Ujung Aji Karo B.Tagi, Luka Robek Telinga kanan atas, Kelopak mata kanan memar dan bengkak, Bengkak pd Kepala bagian kanan 3. Afinda Deviana Br. Trg, 22 Thn, Ds Bukit Kec. Dolatrayat, Kedua Persendian tangan tdk bs digerakkan,  4. Desa Br. Sinambela, 21 Thn, Binjai, Kedua Pergelangan Tangan Sakit. 5)l. Putri Yolanda, 19 Thn, Ds. Gongsol Kec. Merdeka, Persendian Tangan Kanan sakit dan tdk bs digerakkan, 6). Janeta, 18 Thn, Jln Samura Gg Cendrawasih, Pinggang sakit,  7. Indra, 21Thn, T.Balata, Lutut kaki kiri Lecet, 8. Leni Girsang, 22 Thn, Alamat Medan, Mahasiswi Universitas Prima Medan.  9. Grece Hutauruk, 20 Thn, Mahasiswi Unpri Medan. Sakit pada Pinggang," papar Camat.

Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana SH mengatakan sangat prihatin dan turut berdukacita bagi keluarga korban yang terkena musibah ini, baik yang luka luka semoga lekas sembuh.

"Kedepan kita akan data kembali tempat pemandian yang tidak layak mendirikan bangunan seperti yang kita lihat, bangunan yang terbuat dari  kayu dan menyerupai gubuk dibangun dekat gundukan tanah yang ber tebing,dengan dinding bongkahan batu kecil besar sebagai penahan tanah, hal ini dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan para tamu yang berada digubuk tersebut," ujarnya saat meninjau lokasi.

"Intinya kedepan kita tidak mau terulang lagi, hal yang serupa dan sudah saya sampaikan ke camat bersama muspika agar bersinergi untu membentuk tim dan melakukan pendataan, mana yang melanggar, harus ditindak, "tegas Terkelin

Hal Senada dikatakan Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal Batubara, menegaskan bahwa pihaknya sudah sempat menyiapkan pasukan reaksi cepat penanganan bencana.

"Informasi yang saya dapat katanya bencana alam, makanya saya langsung turun bersama anggota dan sudah siap menyiapkan posko dan tenda.Ternyata sampai dilapangan bertemu dengan Bupati Karo dan Kapolsek simpang empat, setelah saya cek dan kordinasi dengan kepolisian, kejadian tersebut bukan bencana alam, tapi suatu musibah, akibat kelalaian pengusaha pemandian yang ceroboh tidak memberikan nyaman bagi tamu yang berkunjung," ujar Dandim

Dikatakannya, kejadian ini juga bukan merupakan bencana alam, melainkan musibah yang harus kita terima.

"Semuanya proses kita serahkan kepolisi, untuk melakukan penyelidikan, nah kedepan saya tadi sudah izin ke Pak Bupati akan kita bentuk tim bersama polsek dan koramil untuk mendata lokasi yang persis sama bentuknya di pemandian daun Paris, kita akan patroli, jika ada akan kita bongkar, pasti akan kita bongkar.Sebab orang datang   kesini bukan menyerahkan nyawanya tapi mencari aman, itu langkah  kedepan kami ambil  patroli bersama Polisi," Imbuhnya.

Hadir dalam pengecekan lokasi  Kapolsek Simpang empat AKP Nazrides Syarif, SH Danramil Simp empat Kapten Kav J.Surbakti, kades desa semangat kec. Merdeka Muhammad ahiyar ginting, sekcam merdeka oberlin sembiring dan tokoh masyarakat desa semangat.(ms.keloko)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html