Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Baliho SBY dan Atribut Partai Demokrat Dirusak OTK

Tim Redaksi: Sabtu, 15 Desember 2018 | 21:48 WIB

Politikus Putera Daerah Tabagsel, H Muhammad Haris


RIAU | Pengerusakan Bendera PD (Partai Demokrat) dan Baliho Susilo Bambang Yudhoyono di Pekanbaru Provinsi Riau yang diduga dilakukan oleh orang yang tak dikenal, sangat disesalkan oleh Politikus Putera Daerah Tabagsel, H Muhammad Haris.

Sebelumnya, SBY mendapat laporan telah terjadi pengerusakan terhadap baliho, spanduk, hingga Bendera PD di Pekanbaru. Lalu SBY bersama elit PD lainnya melakukan pengecekan kebenaran atas pengerusakan tersebut di lapangan. Hasilnya, informasi itu benar adanya.

Menurut Muhammad Haris, kelakuan dari pengerusakan tersebut merupakan contoh politik kotor, licik dan biadab. “Kepada kita, Sekjen PD Hinca Panjaitan juga memperlihatkan gambar-gambar yang ditemukannya saat mendampingi SBY meninjau lokasi perusakan atribut PD di Pekanbaru tersebut. Ini contoh pelajaran yang tidak baik bagi masyarakat. Apalagi bagi generasi muda bangsa yang akan terjun ke dunia politik,” katanya kepada wartawan melalui telepon selulernya, Sabtu (15/12/2018).

Menurut Muhammad Haris, Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga sangat menyayangkan perbuatan pengerusakan tersebut. Hal ini diutarakan SBY saat menghadiri pelantikan pengurus DPC PD se-Provinsi Riau pada Sabtu (15/12/2018) pagi.

Acara yang berlangsung di Hotel Pangeran Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru itu dihadiri seribuan kader PD. Kedatangan SBY ke Pekanbaru, juga bertepatan dengan kedatangan Presiden Joko Widodo.

Dalam kata sambutannya SBY mengatakan, untuk kepentingan rakyat Indonesia yang kita cinta ini, SBY meminta bendera PD, dan balihonya di Pekanbaru diturunkan daripada dirobek dan dibuang ke parit.

Muhammad Haris yang juga menjabat selaku Departemen Kordinator Polhukam DPP Partai Demokrat mengatakan, Partai Demokrat selalu berpolitik santun dan selalu mengajak menjaga kedamaian negeri.

Tambahnya, Partai Demokrat akan terus mengawal Pemilu Pilpres dan Pileg agar damai dan tidak anarkis. SBY juga berharap Partai Demokrat bisa menang dengan cara-cara yang terhormat dan bermartabat.

“Kami mengajak putra-putri bangsa Indonesia untuk terus mengawal dan menjaga kesatuan NKRI. Jangan pernah kita terbelah karena Pemilu Pilpres dan Pileg. Mari kita suarakan bersama politik cerdas, santun dan damai sebagai warisan politik kita kepada generasi muda bangsa,” pungkasnya.(GNP)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html