loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Terdeteksi Mesin X-Ray, 2 Bungkus Sabu Diamankan dari Penumpang Luar Negeri

Tim Redaksi: Selasa, 30 Oktober 2018 | 21:19 WIB

Tersangka
Kualanamu |  Kejelian petugas dan canggihnya alat tehnologi yang ada di Bandara Kualanamu ternyata tak menyurutkan nyali para sindikat narkoba untuk beraksi. Buktinya, kali ini seorang pria berinisial M (26) asal Banda Aceh provinsi NAD serta 2 bungkus plastik transparan diduga berisi sabu.

Aksi pelaku berhasil digagalkan mengedarkan narkoba di Indonesia karena lebih dulu terdeteksi mesin X-Ray diterminal kedatangan luar negeri Bandara Kualanamu Oleh petugas Bea Cukai Bandara KNIA, Senin (29/10) sore.

Informasi diperoleh, awalnya petugas curiga dengan gerak gerik pria bertas ransel yang baru tiba dari Kuala Lumpur, Malaysia memasuki terminal kedatangan internasional Bandara Kualanamu.

Saat dilakukan pemeriksaan barang bawaan penumpang di mesin X-ray petugas semakin curiga. Soalnya dalam tampilan layar mesin X-Ray terlihat 2 bungkusan berada dalam lipatan celana yang ada ditas ransel.


Petugas pun langsung mengamankan barang bawaan diduga milik M dan melakukan pemeriksaan intensif diruang khusus.Hasilnya, petugas menemukan 2 bungkusan plastik transparan diduga berisi sabu yang diperkirakan seberat 1 kg.


Tak hanya itu, petugas juga sempat melakukan Rontgen terhadap badan M di RS GrandMed Lubuk Pakam dan tidak menemukan barang haram itu. Kemudian untuk pemeriksaan lebih lanjut M dan barangbukti yang ada diserahkan ke Poldasu.


"Belum bisa bang karena masih penyelidikan di Polda. Jadi tunggu press release aja. Izin bang," sebut salah seorang sumber di Bandara Kualanamu.


Terpisah, Humas AP 2 Bandara Kualanamu, Wisnu saat dikonfirmasi melalui selulernya menjelaskan jika petugas mengamankan di area terminal kedatangan internasional maka untuk pemeriksaan lebih lanjut diserahkan ke Poldasu. Sedangkan diterminal kedatangan domestic pemeriksaan selanjutnya ke Polres Deli Serdang. “Saya belum dapat info tentang itu. Tapi kalau biasanya itu bea cukai dan ditindaklanjuti ke Poldasu," sebut Wisnu. (wan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html