loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Operasi Anti Narkotika 2018 Berbuah Apes, Personil Sat Narkoba Dipukul Batu

Tim Redaksi: Jumat, 07 September 2018 | 20:14 WIB


DELI SERDANG – Sat Narkoba Polres Deli Serdang melaksanakan operasi anti narkotika (Antik) 2018. Namun kali ini operasi yang tiap tahun dilakukan Polres Deli Serdang dan jajarannya itu berbuah apes. Bripka Baktiar Tarigan, personil Sat Narkoba Polres Deli Serdang mengalami luka memar dan lecet pada kedua kakinya akibat dipukul batu oleh Muhammad Kasim (19) di Jalan Pendidikan Desa Dalu X A Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, Kamis (6/9/2018) sekira pukul 23.00 Wib.

Informasi dihimpun, malam itu sejumlah personil Sat Narkoba Polres Deli Serdang melakukan tugas operasional dengan melakukan penyelidikan yang menjadi target operasi atau sasaran pemberantasan narkoba. Tiba dikediaman Muhammad Kasim, personil melakukan pengintaian.

Bripka Baktiar Tarigan mengintip dari jendela jika Muhammad Kasim berada dirumah dan sedang tidur. Personil lain mendekati pintu dengan mengetuk dan mengucapkan salam. Mendengar ada suara ketukan pintu, Muhammad Kasim, lajang sulung dari lima bersaudara itu langsung terbangun dan berupaya melarikan diri.

Tapi upaya pria yang bekerja buruh tani pemanen duku itu gagal karena Bripka Baktiar Tarigan berhasil menghadangnya dan mengatakan kepada Muhammad Kasim agar tenang. Tapi Muhammad Kasim justru berontak dan berteriak “rampok”.

Teriakan lajang tanggung itu membangunkan tetangganya yang langsung keluar rumah. Melihat tetangganya terbangun, Muhammad Kasim kian berteriak dan menuduh personil Sat Narkoba Polres Deli Serdang mau menjebaknya dengan memasukkan sabu kedalam kantong celananya. Padahal tuduhan Muhammad Kasim itu hanya triknya saja agar lepas dari tangan polisi.

Mendengar tuduhan itu, Bripka Baktiar Tarigan tak terima dan langsung mengamankan Muhammad kasim. Namun Muhammad kasim memberontak sehingga pergumulan diantara keduanya tak terelakkan lagi. Di saat itulah, kaki Bripka Baktiar Tarigan dipukul batu oleh Muhammad Kasim yang mengakibatkan luka memar pada kaki sebelah kiri dan luka lecet pada kaki kanan personil berpangkat bintara itu. Situasi makin panas dan massa makin ramai. Namun personil Sat Narkoba Polres Deli Serdang bertindak sigap dengan mengamankan Muhammad Kasim ke komando. Meski barang bukti narkotika tidak ditemukan pada Muhammad Kasim namun petugas tetap membawanya ke komando karena Bripka Baktiar Tarigan membuat laporan pengaduan ke Polres Deli Serdang sesuai dengan nomor : STPL/561/IX/2018/SU/Res DS.

Muhammad Kasim ketika dikonfirmasi di Sat Narkoba mengaku jika dirinya berupaya kabur karena adiknya kaget ketika pintu rumahnya diketuk petugas dan menyangkal jika dirinya berteriak rampok dan memukul personil Sat Narkoba Polres Deli Serdang. Muhammad Kasim mengaku sudah dua tahun mengenal sabu meskipun sempat berhenti mengkonsumsi sabu. “Terakhir aku mengkonsumsi sabu pada Rabu (5/9/2018) lalu paket Rp 40 ribu yang kubeli dari Bang Agus di Lorong III Kelurahan Tanjung Morawa Pekan,” sebutnya.

Terpisah Kasat Narkoba Polres Deli Serdang AKP Jama K Purba SH ketika dikonfirmasi membenarkan Muhammad Kasim diamankan karena menganiaya petugas. “Kita sudah membuat laporan ke Reskrim Polres Deli Serdang,” sebutnya. (ds)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html