Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Sinergitas Polres Langkat dan Wartawan Terbukti di SMK Harapan

Tim Redaksi: Jumat, 03 Agustus 2018 | 23:34 WIB

Sinergitas antara Polri dan Media semakin ditingkatkan Polres Resort Langkat. Hal ini terbukti dari Giat Polres Langkat bersama Grup Wartawan Unit Polri yang tergabung pada Turn Back Hoax (TBH). Giat tersebut yakni, pencerahan Bahaya Narkoba dan Berita Hoax, Persekusi, Kenakalan Remaja yang dilangsungkan di Yayasan SMK Harapan, Jalan Supratman, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Jumat (3/8/2018) sekira pukul 09.10 wib.

Hadir sebagai narasumber yakni, mewakili Kapolres Langkat, Kanit Binmas Polsek Stabat, Ipda Surasdianto, mewakili Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat, Aiptu Ginting, dan Turn Back Hoax, Peter, SE. Acara diawali sambutan hangat dari Kepala SMK Harapan, yang diwakili Wakil Kepala Sekolah, Drs. Suyadi.

Suyadi dalam penyampaiannya menyambut hangat dan mengapresiasi positif pada giat tersebut.

“Saya sangat bangga dengan para jurnalis yang aktif menggelar acara seperti ini. Padahal acara ini dadakan, namun sangat berguna bagi anak-anak sekolah di Yayasan Harapan. Kami berharap para narasumber bisa berkontribusi lebih lagi untuk kemajuan anak bangsa khususnya di Kabupaten Langkat,” ujar Suyadi di hadapan dua ratusan perwakilan siswa siswi Yayasan Harapan, Langkat.

Sementara itu, Polres Langkat menekankan agar kenakalan remaja harus disikapi dengan tegas.

“Kenakalan remaja saat ini sudah mengarah kepada perbuatan melanggar hukum, yakni kriminal. Kita berharap sebagai Polisi, agar guru, orangtua, dan elemen masyarakat bersama-sama memberikan pembinaan bagi anak-anak sekolah. Kelak, mereka adalah aset bangsa dan negara kita. Perbuatan seperti penyalahgunaan Narkoba juga turut menjadi atensi kita bersama, maka marilah kita perangi bersama-sama Narkoba, yang bisa menjadi biang keladi kehancuran generasi bangsa,” kata Ipda Surasdianto.


Paparan terkait bahaya Narkoba disebutkan Aiptu Ginting, bahwa akibat meningkatnya tindakan kriminalitas di suatu kota atau kabupaten pada umumnya beralasan karena Narkoba. Ginting menegaskan, bahwa Narkoba saat ini sangat rentan pada usia remaja hingga dewasa bahkan orang yang lebih tua.

“Di wilayah hukum Polres Langkat, kita sikapi dengan tegas terhadap pengedar bahkan bandar narkoba itu. Sesuai dengan atensi Presiden dan Negara. Bahwa Narkoba adalah musuh bersama. Narkoba itu ibarat penjajah yang tak berwajah, karena itu kita harus jeli dengan lingkungan sekitar kita, pertemanan anak-anak kita yang belum tentu sehat. Bisa saja pengaruh Narkoba itu disekitar kita. Maka kehati-hatian kita dan kewaspadaan kita sangatlah diperlukan sikapi masalah bangsa ini,” tegas Ginting.

Selain pencerahan terkait Narkoba, Peter wakili grup wartawan Turn Back Hoax menjelaskan bahaya penyebaran berita Hoax, serta akibatnya.


“Menurut Lynda Walsh dalam buku berjudul Sins Against Science, istilah hoax atau kabar bohong, merupakan istilah dalam bahasa Inggris yang masuk sejak era industri. Diperkirakan pertama kali muncul pada 1808. Jadi bukan barang baru lagi yang namanya Hoax atau berita bohong. Saya sarankan agar para remaja agar berhati-hati melakukan aktivitasnya di media sosial. Pergunakanlah media sosial sebaik mungkin. Dan jangan membagikan berita-berita yang belum tentu kebenarannya, karena bisa berakibat fatal dan merugikan orang lain akibat berita palsu tersebut,” urai Peter.

Setelah pencerahan, ketiga narasumber turut ambil bagian berfoto bersama dengan siswa siswi Yayasan Harapan.(rel)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait