Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Ini Perjalanan Karir Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah

Tim Redaksi: Selasa, 21 Agustus 2018 | 21:00 WIB

Mayor Jenderal TNI Muhammad Sabrar Fadhilah resmi memegang tongkat komando Kodam I/Bukit Barisan, Senin (20/8/2018).

Pria kelahiran Magelang 10 Agustus 1965 ini menggantikan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo yang selanjutnya menjabat Staf Ahli Panglima TNI bidang sosial budaya.

Acara serah terima jabatan (sertijab) Pangdam I/BB ini dipimpin langsung Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono bertempat di Aula AH Nasution, Mabesad, Jakarta.

Abituren Akademi Militer 1988 ini memulai karir sebagai Danton Kostrad pada 1 Agustus 1988. Setahun kemudian, tepatnya 1 September 1989 menjabat sebagai Danton Bant/B Yonif Linud 502, lalu Kasi-1/Lid Yonif Linud 502, Kasi-4/Log Yonif Linud 502, Danki B Yonif Linud 502, serta Dankibant Yonif Linud 501 pada 26 November 1996.

Pada 21 Mei 1997, MS Fadhilah mendapat promosi jabatan sebagai Kasiops Brigif Linud 18, Pasi Sospol Korem 132 Kodam VII/Wrb, serta Wadan Yonif Linud 700/BS pada 1 Maret 1999.

Kemudian menjabat Gumil Gol VI Depnik Pusdikif pada 25 Mei 1999, Gumil Gol VI Depnik Pusdikif, Kasipamops Pusdikif, Dandenwalpri Grup B Paspamres, serta Dandenmatan Grup A Paspamres.

Pada 23 April 2003, MS Fadhilah dipercayakan menjabat Danyonif 509/9/2 Kostrad, lalu Danyonif 330/17/1 Kostrad, Pabandya Renops Kostrad, Kaspri Pangkostrad serta Dandim Tabes Bandung pada 29 Agustus 2006.

Karir MS Fadhilah kian moncer ketika mendapat kepercayaan pimpinan sebagai Wadan Satgas TNI Konga XXIII/A di Libanon pada 6 November 2006, Waaster Kasdivif -1 Kostrad, dan Sespri Kasad pada 23 Juli 2008.

Kecemerlangan karir MS Fadhilah terus meroket tatkala kembali dipercayakan sebagai Ajudan Wapres RI Boediono pada 15 Agustus 2009. Tiga tahun kemudian MS Fadhilah ditempatkan sebagai Pamen Mabes TNI AD, dan sehari kemudian sebagai Staf Khusus Kasad pada 28 Agustus 2012.

Setelah dari Staf Khusus Kasad, MS Fadhilah kembali dipromosikan sebagai Danrem 143/HO, lalu Danrem 072/PMK, Pati Staf Khusus Kasad, dan Pati Khusus Kasad pada 17 April 2015.

Lima bulan kemudian, pangkat MS Fadhilah yang sudah bintang satu, akhirnya dipromosikan untuk jabatan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) pada 10 September 2015.

Satu tahun lima bulan kemudian, tepatnya pada 20 Februari 2017, MS Fadhilah dipromosikan kembali menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) IV/Diponegoro. Dan delapan bulan kemudian, dirinya dipercaya mengemban jabatan bergengsi di jajaran penerangan TNI, yakni sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI pada 27 Oktober 2017 hingga akhirnya dipromosikan sebagai Panglima Kodam I/Bukit Barisan yang sertijabnya dilakukan pada 20 Agustus 2018 di Mabesad, Jakarta.

Suami dari Dra Trisasanti ini menamatkan pendidikan umum dengan mulus dan tanpa hambatan. Diawali dengan menyelesaikan pendidikan di Sekolah Dasar pada 1976, Sekolah Menengah Pertama pada 1980, dan Sekolah Menengah Atas pada 1983.

Selesai dari SMA, MS Fadhilah muda langsung mendaftarkan diri ke Akmil (dulu masih Akabri) dan dinyatakan lulus pada tahun 1988. Jejak karir dengan profesi sebagai militer yang dipilih MS Fadhilah, pada akhirnya menuntun dirinya ke banyak pengalaman berharga baik di dalam maupun luar negeri.

Tahun 1989 hingga 1992, MS Fadhilah menyelesaikan penugasan dari negera di daerah operasi di Timor-Timor. Begitu juga di tahun 1995 ketika ditugaskan ke daerah operasi di Irian, tahun 2003 di daerah operasi NAD, dan tahun 2008 dalam operasi PBB di Libanon.

Karena kesuksessan dalam penugasan di dalam dan luar negeri itu, MS Fadhilah mendapatkan sedikitnya 12 tanda jasa. Dimulai dari SL Seroja, SL Seroja Ulangan I, SL Raksasa Dharma, SL Dwidya Sistha, SL Kasetiaan VII Th, SL Kesetian XVI Th, SL Kesetiaan XXIV Th, SL Dharma Nusa, SL UNIFIL Medal, SL Shanti Dharma XII A, SL L Croix Medan, dan SL Wira Karya.

Berkat kemampuannya dalam berbahasa Inggris secara aktif, MS Fadhilah kerap mendapat kepercayaan pimpinan TNI untuk melakukan penugasan-penugasan ke luar negeri. Seperti pertukaran kadet di Malaysia tahun 1987, Latma di Malaysia tahun 1996, Pam VVIP di Singapura tahun 2002, Pam VVIP di Australia tahun 2002, Pam VVIP di Thailand tahun 2002, Pam VVIP di Yunani tahun 2002, Pam VVIP di Korsel tahun 2002, tugas PBB di Libanon tahun 2006, Seminar di Singapura tahun 2006, Latma di Thailand tahun 2008, dan Kunker ke Korsel tahun 2008. (join)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait