Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Sempat Menumpuk, Sampah di Areal Pelabuhan Belawan Dibersihkan

Tim Redaksi: Jumat, 06 Juli 2018 | 16:32 WIB

Petugas kebersihan mengangkut sampah dari pinggir jalan raya Pelabuhan Belawan


BELAWAN - Sehari setelah dipublikasi, sampah yang sempat menumpuk di pinggir Jalan Raya Pelabuhan Belawan, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, akhirnya dibersihkan, Jumat (5/7).

 Pantauan di lapangan, sampah umumnya berasal dari bahan plastik disertai bau busuk sudah menumpuk selama 2 bulan di areal Pelabuhan Belawan.

 Tumpukan sampah yang merusak keindahan mata itu akhirnya dibersihkan oleh petugas dari Kecamatan Medan Belawan. Dengan menggunakan truk sampah dan alat manual, sejumlah sampah yang berserakan pun dibersihkan.

 "Sampah yang menumpuk ini perbuatan orang tak bertanggung jawab, sudah tahu ini bukan tempat sampah, tapi karena masyarakat tidak sadar, sesukanya buang sampah, berawal dari dikit, lama - lama jadi banyak begini," kata seorang petugas kebersihan saat mengangkut sampah.

 Menanggapi hal itu, Tokoh Pemuda Belawan, Abdul Rahman menegaskan, pemerintah setempat menyediakan sarana tempat sampah‎, agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.

 "Kurang sadarnya masyarakat buang sampah, karena tidak ada tempat sampah sementara atau TPS, jadi ini harus dipikirkan pemerintah agar menyediakan pembuangan sampah sementara," kata pria akrab disapa Atan.

 Mengenai sampah yang sudah dibersihkan, kata Ketua Karang Taruna Belawan ini, jangan bersifat musiman, artinya ketika sudah ditegur baru membersihkan sampah yang dianggap telah mengganggu keindahan.

 "Jangan pembersihan sampah itu karena ada tekanan baru dibersihkan, seharusnya setiap hari harus dilakukan monitor terhadap sampah yang ada di Belawan," tegas Atan.

 Sebelumnya, Camat Medan Belawan, Ahmad SP mengatakan, pihaknya setiap hari selalu mengangkut sampah dari masyarakat, hanya saja ada sampah yang dibuang masyarakat pada tempatnya. "Pembersihan dan pengangkutan sampah terus kita lakukan, cuma petugas kebersihan sekarang terbatas, makanya tidak bisa bekerja maksimal," kata Ahmad. (mu-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait