Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Kawanan Berklewang Rampok Kapal Berbendara Asing di Pelabuhan Belawan

Tim Redaksi: Selasa, 10 Juli 2018 | 17:06 WIB



BELAWAN - Kawanan rampok berkisar tiga orang dilengkapi senjata tajam (Sajam) jenis kelewang beraksi di areal Pelabuhan Belawan. Akibatnya, kapal asing MT Nordocean menjadi korban kejahatan di Dermaga Pelabuhan Belawan.

 ‎Perampokan dialami kapal berbendera Negara Syiprus bermuatan crude palm oil (CPO) terjadi pada Minggu (8/7) pagi. Kawanan rampok dengan menggunakan boat kayu mendekati kapal asing itu dengan dilengkapi senjata tajam.

 Para pelaku naik ke atas kapal berskala internasional langsung mengancam para awak kapal. Dengan ancaman senjata tajam, para awka kapal tidak mampu melakukan perlawanan. Akhirnya, para pelaku membawa kabur stainless steel reducer berbagai ukuran.

 Peristiwa perampokan di areal pelabuhan bertaraf internasional ‎merepotkan agen kapal PT Bintang Samudra Utama (BSU). Pihak keagenan kapal melaporkan peristiwa itu ke sejumlah instansi yang bertanggung jawab di Otoritas Pelabuhan Belawan.

 "Kejahatan ini sudah sangat meresahkan, ini sangat mengganggu perekonomian di Sumatera Utara, harapannya kejadian ini tidak terulang lagi. Agar pengamanan segera diperketat," kata Reza pihak keagenan kapal.

 Sementara itu, Humas PT Pelindo Cabang Belawan, Muftirakhman mengatakan, peristiwa perampokan itu sudah mereka terima, untuk masalah pengamanan itu tanggung jawab dari Otoritas Pelabuhan dan KPLP.

 "Untuk kasus itu, memang ada. Tapi, bagaimana kelanjutan dari pihak keagenan kapal untuk‎ melaporkan kasus ini ke penegak hukum kita belum mengetahui. Yang jelas, kita akan evaluasi dengan instansi terkait dengan kondisi ini agar tidak terulang lagi," sebut pria akrab disapa Alung, Selasa (10/7).

 Terpisah, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Jerico Lavian Chandra dikonfirmasi belum menerima laporan peristiwa perampokan itu, pihaknya akan mengecek apakah sudah ada laporannya.‎ "Untuk saat ini belum ada laporannya, tapi nanti saya cek lagi," katanya singkat.‎ (mu-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait