Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Gapoktan Maju Jaya Panen Padi Sawah Lokal

Tim Redaksi: Rabu, 04 Juli 2018 | 18:27 WIB



Sebanyak 25 orang petani, dari anggota gabungan kelompok tani (Gapoktan) Jaya Muda, Desa Pasir Jae, Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas (Palas), melakukan panen padi sawah lokal di atas lahan seluas 25 hektare.

Pantauan wartawan di lokasi persawahan petani, Rabu (04/07/2018), kegiatan panen raya padi sawah lokal petani itu, dibimbing sejumlah personil Babinsa dari Koramil/09 Sosa dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Kantor UPT Dinas Pertanian Kecamatan Sosa.

Ketua Gapoktan Jaya Muda, Tarmizi Lubis kepada wartawan menyebutkan, kegiatan panen raya padi sawah lokal ini, merupakan kegiatan swadaya yang dilakukan anggota petaninya, tanpa adanya bantuan benih dan saprodi dari pemerintah.

"Padi sawah lokal yang kami panen ini, murni kegiatan anggota petani kami, mulai dari pengadaan benih padi lokal maupun satuan produksinya (saprodi), seperti pupuk maupun herbisidanya," ungkapnya.

"Kegiatan pertanaman padi sawah lokal ini dilakukan pada pertengahan bulan april 2018. Selama proses pertanaman hingga panen, terus dibimbing oleh petugas PPL dan Babinsa," lanjutnya.

Untuk hasil produktifitas panen padi sawah lokal ini, lanjutnya, diprediksikan mencapai sebanyak 4 sampai 4,5 ton perhektare.

Hasil panen padi sawah lokal ini, semata-mata untuk kebutuhan anggota petani dan sebagian untuk konsumsi masyarakat desa setempat dengan harga jual sebesar Rp 60.000/kaleng atau sekitar Rp 6.000/kilogram.

"Kami sangat berharap perhatian serius dari pemerintah untuk bisa mengadakan bangunan lumbung padi dan mesin gilingan padi di sini. Hasil panen padi banyak, lumbung padinya tidak ada," ujarnya.

"Selain itu, untuk mesin gilingan padi, harus dibawa ke Sibuhuan yang berjarak sekitar 17 kilometer dari desa Pasir Jae. Karena di desa kami belum tersedia mesin gilingan padi. Agar hal ini bisa diperhatikan oleh pemerintah," harapnya.(pls-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait