loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

16 Bandar Narkoba Diciduk, 1.7 Kg Sabu dan 1000 Butir Ekstasi Disita

Tim Redaksi: Minggu, 24 Juni 2018 | 22:01 WIB



MEDAN-Sebanyak 16 tersangka pengedar narkoba diamankan personil Sat Narkoba Polrestabes Medan dari lokasi terpisah. Turut diamankan barang bukti narkoba berupa sabu seberat 1706 gram (1,7 Kg) dan 1000 butir pil ekstasi.

Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Satres Narkoba Polrestabes Medan menciduk bandar (BD) sabu bernama Muslim (33) warga Desa Blanggandai, Kecamatan Jeumpa Dusun Keranji, Bireun, Aceh.

Dari tangan tersangka turut disita barang bukti sabu asal Aceh seberat 1.7 Kg (1700 gram).

Menurut sumber Sat Narkoba Polrestabes Medan menjelaskan, awalnya petugas meringkus SL (46) dari rumahnya di Jalan Pengabdian Gang Keluarga Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Selasa (13/5) malam dengan bungkusan rokok berisi satu paket sabu seberat 3.9 gram dan handphone tersangka.

Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial Sri (28) istri dari seorang bandar narkoba ditangkap petugas karena ditemukan 1000 butir pil ekstasi di Desa Namorambe rumahnya Komplek Klaster Rumah Pondok, Kecamatan Delitua, Deliserdang, Sabtu (19/5).

Sedangka suaminya berinisial Ard (33)kabur melarikan diri karena petugas dihadang warga saat melakukan penangkapan.

Lalu FH (33) diringkus dari dalam rumahnya di Jalan Pendidikan/Sehati Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Kamis (24/5) dari saku celana tersangka disita 1 dompet kecil warna merah berisi plastik klip kecil sabu sabu seberat 0,48 gram.  Di kamar tersangka ditemukan kaleng rokok berisi timbangan elektrik.

Setelah itu dua pengedar narkoba masing-masing berinisial AR (37) warga Jalan Kalpataru Gang Kalpataru 1 Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia dan AM (42) warga Jalan Sekata Gang Ikhlas Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, diringkus petugas pada Jumat (30/5).

Ditemukan dompet kecil berisi 5 plastik klip kecil tempat sabu, serta 1 plastik klip sabu seberat 1,11 gram.

Di hari yang sama tersangka Abdul diringkus di kawasan Jalan Metal. Saat digeledah, tidak ditemukan sabu di tubuh tersangka. Namun Abdul (30)mengakui bahwa jika dia yang menjual sabu miliknya kepada Anton.

Selang beberapa hari seorang pecandu sabu diamankan di kawasan Jalan Selamat Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur. Tersangkanya berinisial Sds (43) warga Jalan Pembangunan l Gang Sekolah Kelurahan Glugur Darat ll, Kecamatan Medan Timur, dengan barang bukti satu set Bong, pipa kaca berisi sisa sabu seberat 0,046gram,

Kemudian seorang pria berinisial IL (40) warga Jalan Tani Asli Gang Masjid Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, diringkus petugas di Jalan Stasiun Kampung Lalang, Kecamatan Sunggal.

Kemudian empat tersangka narkoba masing-masing berinisial FG (30) warga Desa Lama Namo Salak, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang, SH (54), AH (50), dan BZ (39) ketiganya warga Jalan Hamid Gang Saudara Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor terjaring petugas karena memiliki narkoba jenis sabu-sabu.

Dan Rawal (26) warga Jalan Aluminium 1, Kecamatan Medan labuhan, ditangkap

Kamis (31/5). Didapati 3 paket klip sabu seberat 0,16 gram dan. Tersangka mengaku sabu tersebut dibelinya dari bandar besar, Eko Amerika (DPO).

Di lokasi kedua petugas meringkus tersangka FS di pinggir Jalan Jamin Ginting KM 48 Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang, dengan barang bukti sejumlah paket kecil.

Personil Satres Narkoba Polrestabes Medan dan Unit Reskrim Polsek Medan Area meringkus seorang pengedar narkoba, DS (30) warga Jalan Denai Gang Hati Kelurahan Tegal Sari I, Kecamatan M edan Area dengan barang bukti sabu seberat 0,1 gram.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo didampingi Wakasat Kompol Rahmad G Hasibuan dan Kanit 1, AKP Zulkarnaen Pane, pada Minggu (24/6/18) menyampaikan dalam waktu dua minggu pihakanya merinngkus enam belas tersangka.

Penangkapan para tersangka ini sebut kasat tidak terlepas dari informasi masyarakat.

"Kasus penyalahgunaan narkoba berhasil kita ungkap berkat informasi masyarakat. Kita menghimbau masyarakat untuk pro aktif menyampaikan kepada kepolisian terdekat bila ada melihat penyalahgunaan narkoba di seputaran tempat tinggal mereka," ujar Kasat Narkoba. (ma)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html