Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Ini Program Kepedulian Djarot Kepada Nelayan Tradisional di Sumut

Tim Redaksi: Kamis, 10 Mei 2018 | 15:59 WIB



Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) Djarot Saiful Hidayat memastikan seluruh nelayan tradisional akan mendapatkan asuransi.

Hal itu dikatakan Cagubsu nomor urut 2 tersebut usai berkeliling Sungai Tanjung Tiram, Desa Tanjung Tiram, Kecamatan Telawi, Kabupaten Batubara, menggunakan sampan tradisional, Kamis (10/5/2018). 

"Tadi saya berbincang, apakah nelayan mendapatkan asuransi. Disampaikan nelayan sebagian sudah tapi sebagian belum. Kita akan pastikan semua nelayan tradisional mendapatkan asuransi. Khususnya untuk mengkaji biaya berobat," sebut Mantan Gubernur DKI Jakarta itu. 

Lalu, kata mantan Wali Kota Blitar 2 periode itu, para nelayan tradisional dan modern harus tetap dilindungi dan mendapatkan pembinaan. Ini dilakukan agar para nelayan sama-sama mendapatkan penghasilan.

"Sistem pengambilan ikan dengan menggunakan tarik hela, ini agak meresahkan karena aturannya masih abu-abu. Maka, kita ini, nelayan tradisional harus kita lindungi, kita tingkatkan pendapatannya, tetapi nelayan-nelayan modern juga kita bina, supaya nelayan tradisional dan modern bisa bekerja sama dengan pengaturan yang jelas. Semuanya bisa hidup dengan baik," sebut Djarot.


Pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan PPP itu juga mengapresiasi tokoh masyarakat Kabupaten Batubara, Ishak yang telah membuka tempat pengolahan ikan.

"Saya apresiasi ada tempat pengolahan ikan yang dibangun oleh tokoh masyarakat disini," jelasnya

Menurutnya, tempat pengolahan ikan ini dapat membuka lapangan pekerjaan. "Untuk membuka lapangan kerja, para ibu-ibu bisa mengolah ikan yang datang sebelum dibawa ke Medan," ucapnya. 

Upaya seperti inilah, sebut Djarot, harus didukung. "Upaya seperti ini perlu ditumbuhkan. Bayangkan ini bisa menciptakan lapangan kerja dan kemudian akan meningkatkan harga ikan. Ini yang sebetulnya program membuka lapangan kerja yang perlu didukung oleh pemerintah," tambahnya.

Salah satu Warga, Suwati mengaku sangat terbantu adanya tempat pengolahan ikan ini. "Masyarakat disini bisa bekerja dan nantinya warga sini bisa sejahtera," kata Suwati.

Ia sendiri berharap pemerintah dapat mendukung tempat pengolahan ikan yang baru dibangun. "Harus didukung pemerintah juga, agar usaha ini dapat modal," ungkapnya. (ril)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait