loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Alamak.!! Rutan Cabang Gunung Tua Paluta Langganan Banjir

Tim Redaksi: Minggu, 20 Mei 2018 | 13:17 WIB


Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Cabang Gunung tua, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) Sangapta Surbhakti mengerahkan petugas beserta puluhan penghuni Rutan untuk gotong royong membersihkan saluran parit pembuangan air.

Pasalnya, setiap hujan deras yang mengguyur kota Gunung tua, Kabupaten Paluta, seperti yang terjadi beberapa hari yang lalu, banjir di dalam Rutan ini hingga mencapai setinggi 15 cm atau setinggi diatas mata kaki orang dewasa.

Dari keterangan salah satu penghuni Rutan Gunung Tua saat mengikuti kegiatan gotong royong, Minggu (20/5/2018), mengatakan hal itu sudah sering terjadi dan sudah berlangsung bertahun-tahun, akibat volume arus air buangan dari Rutan menuju ke saluran parit buang jalan raya di depan rumah tahanan tidak bisa mengalir. 

"Semenjak saya disini sekitar dua tahun lalu, banjir disini sudah jadi langganan bang. Sedihnya ketika hujan tengah malam saat kami masih tidur lelap, tau-tau air udah masuk aja ke kamar kami (kamar tahanan, red), akhirnya semua teman teman (penghuni kamar tahanan, red) bergegas menyelamatkan tikar dan barang barang, sungguh menyiksa kami, " ungkap salah satu penghuni rutan yang tidak mau disebutkan identitasnya ini.

Menurut Kepala Rutan Cabang Gunung tua Sangapta Surbakti, kondisi air yang menggenangi Rutan diperparah dengan posisi bangunan Rutan Gunung tua yang sudah jauh dibawah jalan raya Gunung tua-Padang sidempuan serta berada dibawah bangunan bangunan disekitarnya.

Sehingga setiap turun hujan airnya bertahan dan menggenangi halaman dan seluruh akses ruangan di dalam Rutan tersebut.

"Setiap hujan apalagi hujannya deras, airnya bertahan di kawasan Rutan yang memiliki luas lahan 1 Ha ini, jadinya seperti kolamlah di sini, dikarenakan lokasi Rutan ini bentuknya mirip seperti kuali," ungkap Sangapta.

Namun demikian, kata dia, pihaknya tetap berusaha setiap waktu membersihkan parit dan kolam kolam resapan air sedaya mampu mereka.

Sangapta berharap adanya perhatian pemerintah untuk mengatasi keadaan Rutan yang sangat memprihatinkan tersebut.

Ketika ditanyai jumlah penghuni Rutan cabang Gunung Tua saat ini dan maksimal kapasitasnya, Sangapta menyebutkan jumlah penghuni Rutan Gunung Tua saat ini sangat penuh.

"Bisa dikatakan over kapasitas, karena penghuninya saat ini berjumlah 140 orang tahanan sedangkan maksimal kapasitas penghuninya hanya menampung 60 orang tahanan untuk menempati 13 akses kamar tahanan," kata Sangapta lagi.

Salah satu penggiat sosial yang aktif di Paluta Ginda Nugraha Parlaungan Harahap juga berharap adanya perhatian dari Kementerian Hukum dan HAM serta dari pihak Pemkab Paluta untuk menanggulangi dan mengatasi bencana di Rutan ini. 

"Penghuni Rutan kan juga manusia yang bisa sakit dan mereka juga adalah saudara kita yang butuh rasa keadilan," paparnya.(GNP)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html