loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Mahal dan Langka, Pemkab Paluta Sidak Pangkalan Gas

Tim Redaksi: Jumat, 06 April 2018 | 14:13 WIB



Karena langkanya ketersediaan Gas Elpiji ukuran 3 kilogram di seputaran Pasar Gunung Tua dan sekitarnya, Pemerintah Kabupaten Paluta lalukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah pangkalan Gas Elpiji yang ada di Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Kamis (5/6/2018).

Sekda Paluta Burhan Harahap SH didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ali Akbar Siagian beserta jajaran melakukan sidak ke pangkalan Gas Elpiji dilatarbelakangi oleh adanya laporan masyarakat terkait tingginya Harga Eceran Tertinggi (HET) gas di agen penyalur serta langkanya stok gas.

“Karena adanya laporan masyarakat yang kesulitan untuk mendapatkan gas elpiji makanya Pemkab Paluta melakukan sidak untuk mencari tahu bagaimana dan apa penyebabnya,” kata Sekda Paluta Burhan Harahap SH.

Tambahnya, harga jual kepada masyarakat untuk Gas Elpiji tidak boleh melebihi HET yang telah di tetapkan pemerintah.

Sebelumnya, Dede Harahap (44) warga Kecamatan Portibi, mengungkapkan beberapa hari ini Gas Elpiji 3 kilogram memang sulit didapatkan dan telah berusaha mencari ke beberapa tempat seperti warung namun tetap kosong.

Begitu juga dengan pengakuan Dodi (37) warga Pasar Gunung Tua, dengan nada kecewa ia dan warga lainnya mengaku kesusahan untuk mendapatkan Gas Elpiji tersebut. Di samping susah mendapatkannya, harganya pun diatas HET yang ditetapkan pemerintah.

Seperti diketahui, kelangkaan Gas Elpiji 3 kilogram terjadi di daerah Kabupaten Paluta belakangan ini, sehingga banyak ibu rumah tangga yang kembali beralih menggunakan kayu bakar.

Sementara pangkalan atau agen resmi di daerah kabupaten Paluta mengatakan bahwa adanya pengurangan jatah Gas Elpiji 3 kilogram di daerah Kabupaten Paluta untuk tahun 2018 menjadi salah satu penyebab kelangkaan ini. (plt-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html