loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Diikuti 100 Resimen Mahasiswa, Sosialisasi 4 Pilar Ditutup

Tim Redaksi: Senin, 23 April 2018 | 10:42 WIB


Sosialisasi 4 pilar yang diikuti 100 peserta dari resimen mahasiswa (Menwa) dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Utara yang dilaksanakan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) di Prime Plaza Hotel, Deliserdang, resmi ditutup pada Minggu (22/4/2018) malam.

Sosialisasi 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD Tahun 1945 sebagai konstitusi negara dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara serta Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara dengan metode pendidikan kebangsaan / bela negara di lingkungan resimen mahasiswa Provinsi Sumatera Utara terdiri dari 54 perserta laki-laki dan 46 peserta perempuan dilaksanakan sejak Jumat (20/4/2018) lalu.

Kepala Biro Persidangan dan Sosialisasi Setjen MPR RI Tugiyana mengatakan nilai Pancasila harus dijunjung tinggi dan dijadikan budaya serta pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

"Kegiatan sosialisasi 4 pilar ini dapat memberikan kesadaran sehingga dapat dilaksanakan secara konsisten dan konsitute. Pemahaman 4 pilar harus terus digelorakan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan," kata Tugiyana. 

Dia menjelaskan, melalui sosialisasi 4 pilar ini, para mahasiswa dapat menimba ilmu pengetahuan baik yang disampaikan narasumber dan instruktur baik melalui kegiatan diskusi tentang permasalahan yang sedang dihadapi bangsa Indonesia saat ini dan permainan lapangan (otbound) sehingga dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Melalui kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan kesadaran 4 pilar, dan diharapkan para resimen mahasiswa ini dapat mengamalkan serta mensosialisasikan empat pilar ini ke masyarakat," tegas Tugiyana.

Lanjut Tugiyana, para resimen mahasiswa yang mengikuti kegiatan sosialisasi empat pilar merupakan pemegang estafet kepimpinan baik daerah maupun nasional sehingga perlu dibekali pemahaman empat pilar, semangat nasionalisme dan ideologi Pancasila yang cukup.

"Setiap tahun kegiatan sosialisasi 4 pilar dan menjadi program MPR. Sosialisasi juga dilakukan anggota MPR saat reses kepada konstituen, kalangan pendidikan, lomba cerdas cermat empat pilar kepada para siswa. Kita juga ada kerjasama dengan PGRI di Kabupaten/Kota," jelas Tugiyana. 

Sementara, Kasdim 0204/DS Mayor Inf Muhsin Barus menerangkan, 4 pilar diambil dari nilai-nilai luhur bangsa Indonesian sehingga diharapkan melalui sosialisasi empat pilar ini, para peserta dapat membawa negara Indonesia negara dengan ekonomi kuat.

"Resimen mahasiswa merupakan pemegang estafet untuk memajukan bangsa Indonesia, para peserta sosialisasi ini diharapkan dapat membawa Indonesia menjadi negara dengan ekonomi kuat sehingga pada Tahun 2045 Indonesia termasuk ke 10 negara dengan ekonomi kuat. Negara ini akan dititipkan kepada kalian (peserta sosialisasi) dan menjadi estafet kepimpinan dan sebagai corong untuk menyampaikan ilmu yang dicapai kepada rekan-rekan yang lain," pungkasnya.

Sementara, Effendi Manurung mewakili rektor USU mengapresiasi kegiatan sosialisasi 4 pilar yang dilakukan MPR RI.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi 4 pilar ini. Sampaikan kepada teman-teman di universitas masing-masing apa yang didapat di kegiatan ini," terang Effendi Manurung.

Penutupan sosialisasi 4 pilar ini ditandai dengan pelepasan tanda peserta dan penyerahan hadiah kepada lima peserta dengan nilai terbaik serta renungan suci. (Manahan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html