loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Pertikaian Ayung dan Ayau Bakal Sampai ke Polisi

Tim Redaksi: Selasa, 20 Maret 2018 | 17:35 WIB



BINJAI - Terkait pemberitaan di salah satu media cetak terbitan lokal pada Jumat (8/1/18) lalu, yang menyebutkan kalau Ayau, warga jalan Kartini,  Kelurahan Kartini,  Kecamatan Binjai Kota adalah seorang bandar narkoba dibantah keras oleh Ayau alias Edi Susanto, Selasa (20/3/18).


Ayau mengatakan,  terbitnya berita tersebut berawal saat dirinya menagih hutang jutaan rupiah kepada Ayung. Namun saat ditagih, Ayung menolak untuk membayar sembari mengatakan kalau dirinya tak pernah berhutang kepadanya.


"Saya punya bukti transfer ke rekening dia saat dia (Ayung_red)  meminjam uang kepada saya," terang Ayau.


Akibat pernyataan Ayung,  sempat terjadi keributan dan sampai ke tindak penempatan.  Namun,  yang membuat kesal Ayau,  salah seorang warga yang diduga utusan Ayung mengatakan kalau Ayau merupakan bandar narkoba.


"Atas statmen dan pernyataan warga yang di dampingi Suandi ( 60 ),  warga jalan Mayjen Sutoyo, Lingkungan III, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Binjai Barat,  saya merasa keberatan,  sebab ini sudah termasuk pencemaran nama baik dan saya akan bawa masalah ini keranah hukum, dan akan saya laporkan ke polisi," ungkap Ayau.


"Kalau saya memang bandar narkoba seperti yang mereka katakan di media masa,  coba mereka buktikan,  jangan berbicara tanpa pembuktian,  sebab ini menyangkut nama baik saya.  Apa pun ceritanya,  saya akan laporkan mereka,  karena nama baik saya telah terusik atas pernyataan mereka," pungkasnya kesal.


Sebelumnya, Ayau mendatangi warung Ayung untuk menagih hutang sekitar pukul 21.00 Wib,  namun Ayung tak berada di lokasi.


"Karena dia (Ayung_red)  tak berada di lokasi,  saya menunggu dia.  Pada pukul 22.00 Wib akhirnya Ayung tiba diwarungnya, Saat itu juga saya menagih hutang kepada Ayung, namun saat diminta, dia mengatakan kalau dirinya tak pernah berhutang kepada saya sembari marah-marah kepada saya,” jelas Ayau.


Karena merasa ditipu, kata Ayau, saat itu juga dirinya emosi dan melempar steling warung Ayung. “Siapa yang tak emosi, uda dia jelas-jelas berhutang, kok gak mau mengakuinya, malah menantang saya sambil berkata kalau uang dia ratusan juta ada di bank, ngapain dia harus berhutang,” cetusnya.


Masih kata Ayau, statmen Ayung dan Suandi yang merupakan mertua Ayung di salah satu media masa terbitan lokal tidak benar. Dalam isi berita itu menyebutkan kalau kondisi Ayau dalam keadaan mabuk saat peristiwa terjadi. “Saat itu saya sadar, tidak ada saya mabuk, bahkan saya sempat makan nasi diwarung tersebut sebelum kejadian itu. Intinya sekali lagi saya katakan, saya akan melaporkan masalah ini karena sudah mencemarkan nama baik saya, biar polisi yang menuntaskan kasus ini,” pintanya.(ismail) 

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html