Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Musrenbang RKPD Nias Barat Tahun 2019 Resmi Dibuka Bupati

Tim Redaksi: Kamis, 22 Maret 2018 | 16:47 WIB


Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd didampingi Wakil Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu menghadiri sekaligus membuka acara Musrenbang - Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Nias Barat Tahun 2019 di Tokosa Hall Lahomi Nias Barat Kamis (22/3/2018). 

Dalam Bimbingan dan Arahannya, Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd mengatakan bahwa Pelaksanaan Musrenbang ini mempunyai kedudukan yang sangat penting dan strategis untuk membahas kebijakan dan prioritas pembangunan di Kabupaten Nias Barat satu tahun kedepan.

"Musrenbang juga merupakan sebuah forum koordinasi antar pemangku kepentingan yang dilakukan pada awal proses pembangunan, untuk merumuskan kebijakan pembangunan daerah, yang muara akhirnya adalah tersusunnya Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2019," ujar Bupati.

Lebih lanjut dikatakan Bupati bahwa RKPD yang akan disusun pada hakekatnya merupakan penjabaran operasional tahunan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Nias Barat Tahun 2016- 2021 yang telah ditetapkan arah kebijakan pembangunan daerah yang berorientasi pada pencapaian Visi Pemerintah Kabupaten Nias Barat Tahun 2016- 2021 yaitu "Menjadi Kabupaten Nias Barat yang sejahtera dan berdaya. Secara Merata” yang akan dilanjutkan pada periode berikutnya.

Masih dikatakan Bupati, bahwa sebagai implementasi dari Visi Kabupaten Nias Barat kebijakan prioritas pembangunan daerah tahun 2019 diarahkan untuk mengatasi beberapa permasalahan pada RPJMD Kabupaten Nias Barat dengan skala prioritas

(I) Penguatan percepatan penanggulangan kemiskinan melalui upaya pengurangan beban pengeluaran, peningkatan pendapatan dan pemberdayaan ekonomi mikro dan kecil untuk masyarakat miskin.

(II) Penguatan ketahanan pangan melalui pembangunan dan pengembangan pertanian masyarakat.

(III) Pemantapan pembangunan infrastruktur dengan memperhatikan keberlanutan sumberdaya alam dan lingkungan serta pengurangan resiko bencana.

(IV) Penguatan daya saing ekonomi daerah yang berbasis pada potensi unggulan daerah dan berorientasi pada ekonomi kerakyatan.

(V) Penguatan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia diberbagai bidang dan cakupan layanan sosial dasar.

(VI) Pemantapan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik. Ditegaskan Bupati bahwa Pulau Nias dan lebih khusus Nias Barat adalah bagian dari NKRI.

Oleh karena itu, pada kesempatan ini Bupati menyampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Kehutanan Prov. Sumut dan juga Kepada Bapak Direktur Daerah Tertinggal Transmigrasi dan Perdesaaan Kementrian Bappenas dan kepada pejabat yang ada dipemerintah Pusat, agar seriuslah memperhatikan Nias Barat ini dan Pulau Nias.

"Kami banyak kecewa selama ini, karena kami melihat yang diperhatikan selama ini hanya daerah-daerah lain sedangkan kami dibiarkan menangis dan menanggung derita berkepanjangan," tegas Bupati. 

Dalam acara tersebut hadir Bupati Nais Barat Bapak FADUHUSI DAELY, S.Pd, Wakil Bupati Nias Barat KHENOKI WARUWU, Sekda SABA'ELI GULO, S.IP, Ketua BPP Prov. Kepulauan Nias Mayjend. CHRISTIAN ZEBUA, Ka. Bappeda Nias Barat YOHANNES ASARUDY HALAWA, ST, M. Si, Direktur Daerah Tertinggal, Transmigrasi Dan Perdesaan Kementrian BAPPENAS (mewakili) AGUS MANSHUR, SE.,MA, Ka. Bidang Pengendalian dan Evaluasi Perencanaan Pembangunan Daerah Bappeda Sumut, MARIHOT SORMIN, SE.,MM; Kasubdit Fasilitasi Bagi Hasil Dan Dana Alokasi Umum (DAU) Kemendagri-DR. DWI SATRIANI, M.Si), Kepala Badan Pusat Statistik Nias, BPP Himpunan Penguasaha Indonesia (HIPMI), Forkompida Kepnis, Tokoh Masyarakat, LSM/NGO, Camat dan seluruh Pimpinan OPD lingkup pemerintah Kab. Nias Barat. (Emanuel Hia)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait