loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Fraksi PKPI Aksi ‘WO’ di Rapat Paripurna DPRD Karo

Tim Redaksi: Senin, 05 Maret 2018 | 19:59 WIB





Setelah upaya penentuan Hari Jadi Kabupaten Karo resmi ditetapkan tanggal 8 Maret 1946 merupakan hari lahirnya Kabupaten yang dilaksanakan di Hotel Sibayak Internasional Agustus 2017 lalu oleh tim perumus.

Kini tiba saatnya seluruh masyarakat Karo akan memperingati HUT Kabupaten Karo pada Kamis (08/03/2018). Meskipun boleh dibilang sudah expired, namun upaya Pemkab Karo melalui Dinas Komunikasi, Informastika dan PDE menentukan Hari Jadi Kabupaten patut diapresiasi.

Namun momen penuh makna ini yang sudah diambang pintu terkesan diabaikan para wakil-wakil rakyat Karo yang terhormat. Pasalnya, rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten yang ke-1 di ruang rapat paripurna DPRD Karo, Senin (05/03) yang seyogyanya dimulai Pukul 10:00 Wib molor hingga 6 jam.

Lebih parahnya lagi, rapat yang dimulai pukul 16:00 Wib dihadiri Bupati Karo Terkelin Brahmana dan Wakilnya Cory Sebayang, para Kepala SKPD dan jajarannya. Para anggota DPRD yang  selalu mengaku  wakil rakyat dari Fraksi PKPI melakukan aksi Walk Out (WO), dikarenakan   merasa interupsi mereka diacuhkan. Sehingga rapat akan dilanjutkan, Selasa (06/03/2018).

“Entah apa maksud anggota-anggota dewan ini ? udah rapatnya molor kerena datang terlambat  , malahan berulah lagi. Padahal Hari Jadi Kabupaten tinggal 2 hari lagi. Kalau gini terus kapan Tanah Karo maju?. Mungkin rapat ini gak ada pulusnya, makanya mereka banyak gaya,”ketus Purba salah seorang tokoh masyarakat Karo kepada wartawan.

Sementara Bupati Karo saat menyampaikan kata sambutan, peringatan Hari Jadi Kabupaten Karo yang pertama ini memiliki arti bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

“Memiliki semangat untuk maju, semangat untuk bangkit dan semangat membangun Karo. Dengan kejadian bencana alam eruspi gunung Sinabung yang berkepanjangan. Kita semua diajak untuk intropeksi diri dan banyak mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa,”ujarnya.

Hari Jadi merupakan momentum bersama untuk terus memacu kinerja serta meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Dan diharapkan dapat meningkatkan pembangunan masyarakat yang berkualitas. Pencapaiannya dapat dilakukan dengan pembinaan bakat dan minat sehingga terjadi hubungan yang harmonis antara masyarakat dan pemerintah.

Selain itu, Bupati menambahkan, peringatan Hari Jadi Kabupaten Karo ini sebagai kekuatan sinergis yang ampuh dalam mengatasi setiap bentuk tantangan. Semangat persatuan dan kesatuan merupakan salah satu faktor yang diperlukan dan turut menentukan keberhasilan proses dan pelaksanaan pembangunan.

“Untuk itu saya mengajak seluruh lapisan masyarakat di daerah ini untuk menjadikan peringatan Hari Jadi Kabupaten Karo yang pertama sebagai momentum untuk lebih mempererat rajutan rasa kebersamaan yang telah terbina dengan baik ini selama ini. Selain melibatkan seluruh komponen masyarakat di seluruh kecamatan, desa dan kelurahan. Kita akan libatkan BUMN/BUMD. Peringatan Hari Jadi ini milik masyarakat tak terkecuali, masyarakat yang ada di pelosok desa atau kelurahan dapat ikut berpartisipasi,’’paparnya mengakhiri meskipun para anggota dewan lainnya telah melakukan aksi Walk Out.

Rapat Paripurna Istimewa tersebut dipimpin Ketua DPRD Nora Surbakti didampingi kedua wakilnya Inolia Ginting dan Efendy Sinukaban. (Marko Sembiring)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html