loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Bendungan Jebol, Air PDAM Akan Kembali Normal Satu Pekan Kedepan

Tim Redaksi: Kamis, 08 Februari 2018 | 14:01 WIB


Bendungan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang berada di Jalan Gunung Sinabung, Kecamatan Binjai Selatan, jebol. Akibatnya, suplai air ke sejumlah pelanggan menjadi terhenti. 

Menindaklanjuti hal itu, Ketua Komisi C DPRD Binjai, Irfan beserta dua anggotanya, Hasian Siregar dan M Yusuf, turun meninjau lokasi. Pada peninjauan tersebut, juga hadir Kabid Cipta Karya PU Binjai, Rido dan Direktur PDAM, Idam.


Pada peninjauan tersebut, Dirut PDAM Kota Binjai, Idam, menerangkan bendungan itu jebol pada 6 Januari lalu akibat volume air Sungai Bingei meningkat.

"Memang tidak ada hujan di daerah kita. Namun perlu kami sampaikan, bahwa hulu Sungai Bingie terletak pada Gunung Sinabung. Sehingga debit air sewaktu-waktu dapat berubah," jelasnya, Kamis (8/2/2018).

Pasca bendungan jebol, lanjut Idam, debit air yang masuk ke intake PDAM sangat sedikit. Sehingga tidak dapat disedot untuk disuplai ke pelanggan.

"Biasanya debit air yang masuk ke intake 2,5 mter. Sekarang hanya setengah meter," ungkapnya.

Agar air dapat disuplai, lanjut Idam, pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin dengan menghidupkan tiga mesin.

"Sejak malam kami aktifkan, namun pagi harinya mesin langsung tekor karena tidak adanya air," bebernya.

Sementara itu, Ketua Komisi C Irfan dan dua anggotanya meminta agar PDAM serta PU saling berkoordinasi. "Kami hanya mendesak pihak terkait agar persoalan ini secepatnya diatasi," ujar Irfan.

Ditempat yang sama, Kabid Cipta Karya Rido, mengaku akan memasang bronjong sementara. "Akan kami bahas dulu dengan keuangan. Secepatnya kita siapkan agar suplai air kembali normal," ucapnya.

Pantauan di lokasi, bendungan yang dibangun sejak tahun 2009 itu terlihat rapuh. Pasalnya, besi pada bangunan terlihat sangat kecil. Bendungan itu sendiri dibangun oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) Sumut.

Sembari menunggu bronjong sementara, petugas PDAM tampak membersihkan lumpur dan batu di intake. Hal itu dilakukan agar air sungai tetap masuk tanpa adanya bendungan. Dari peninjauan itu, diperkirakan suplai air akan kembali normal satu pekan kedepan. (Ismail)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html