loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Usai Diperiksa KPK, Hidayatullah Pulang Naik Sepeda Motor, Washington Pane Naik Grab

Tim Redaksi: Rabu, 31 Januari 2018 | 17:26 WIB


Pemeriksaan yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada mantan kalangan DPRD Sumut masih berlanjut, pada hari ketiga, Rabu (31/1/2018).
Pada pemeriksaan yang dilakukan di Mako Brimob Polda Sumut di Jalan KH Wahid Hasyim Medan hari ini, KPK memanggil 11 orang mantan dan anggota DPRD Sumut aktif yakni Helmiati, M Faisal, Washington Pane, Mustofawiyah, Arifin Nainggolan, Enda Mora Lubis, Restu Kurniawan, Rahmiana Delima, Roslinda Marpaung dan Sopar Soburian. 
Diketahui, hingga hari Sabtu (3/2/2018) nanti, total ada sebanyak 46 anggota DPRD Sumut maupun mantan anggota DPRD Sumut yang akan diperiksa, terkait kasus suap mantan Gubernur Sumut Gatot Pudjo Nugroho.
Pantauan wartawan di Mako Brimob Polda Sumut, nampak hadir Oloan Simbolon dan Mantan Ketua Fraksi PKS DPRD Sumut periode 2009-2014, Hidayatullah.
Usai diperiksa KPK, Hidayatullah mengatakan dirinya dipercepatnya pemeriksaan yang seharusnya dilakukan Sabtu nanti. Dan itu permintaan KPK sendiri.
"Iya saya dipercepat dari jadwal sebelumnya, karena permintaan KPK," ungkapnya kepada wartawan. 
Dia mengatakan, ada sebanyak 6-7 pertanyaan yang ditanyakan penyidik KPK, selama dirinya berada di dalam Mako Brimob Polda Sumut.
"Tadi ditanya seputar pengesahan APBD dan interpelasi, tapi saya memang tidak ada terima uang. Dari sejak awal memang saya tidak pernah terima uang sama sekali," katanya. 
Saat hendak pulang, Hidayatullah terlihat menaiki sepeda motor matic bermerek Honda Beat berwarna biru.
"Saya gak punya mobil, makanya pulang naik sepeda motor," ucapnya. 
Berbeda dengan Hidayatullah, mantan Anggota DPRD Sumut lainnya Washington Pane memilih untuk menumpangi angkutan online Grab. 
Saat keluar dari gedung Brimob, Washington Pane berjalan kaki dari sisi samping gedung pemeriksaan dan keluar dari kompleks Brimob. 
Kepada wartawan, Washington mengaku berjalan keluar kompleks untuk menemui angkutan online yang dipesannya. Ia tidak menggunakan kendaraan pribadi untuk datang menjalani pemeriksaan ini.
"Saya nakai Grab," katanya sembari mengaku Dirinya tidak ada menerima uang suap. (Sandy)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html